Sinergi PT Adaro dan STIQ Amuntai: Kucurkan Beasiswa Tahfizh dan Bekali Mahasiswa Skill Bisnis Digital

AMUNTAI — Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai berkolaborasi dengan PT Adaro Indonesia sukses menyelenggarakan acara Serah Terima Beasiswa Prestasi Tahfizh Program CSR Tahun 2026. Acara ini dirangkai secara apik dengan Seminar & Workshop Penguatan Kapasitas Kewirausahaan Digital bertajuk “Entrepreneur Muda: Membangun Bisnis Berbasis Digital” yang berlangsung selama dua hari, Selasa dan Rabu (29-30/09/2026), di Gedung H. Isar.

Suasana pembukaan acara Serah Terima Beasiswa Prestasi Tahfizh PT Adaro Indonesia dan Seminar Kewirausahaan Digital di Gedung H. Isar. (Humas)

Kegiatan strategis ini dihadiri oleh jajaran petinggi dari kedua belah pihak. Dari unsur STIQ Rakha Amuntai, hadir langsung Ketua STIQ, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., didampingi Wakil Ketua I, Mu’allim Dr. H. Muh. Haris Zubaidillah, SQ., M.Pd., Wakil Ketua II, H. Alfianor Lc., M.Pd.I., serta para Kepala Program Studi (Kaprodi), yakni Kaprodi PBA Mu’allim M. Ahim Sulthan Nuruddaroini, M.Pd., Kaprodi IAT Mu’allim Dony Ahmad Ramadhani, M.Pd., MM., dan Kaprodi PGMI Mu’allim Dr. Haji Hamli, M.Pd.I.

Turut menyukseskan acara ini Ketua Pelaksana Kegiatan, Mu’allim Dr. Husin, M.Pd., beserta jajaran panitia yang terdiri dari para karyawan dan dosen, yaitu Mu’allim Sandy Aulia Rahman, M.Pd., Mu’allim Muhammad Hendri, M.Pd., Mu’allim Ahlal Kamal, S.Pd.I., M.Pd., dan Mu’allim Wahyudi.

Sementara itu, delegasi PT Adaro Indonesia yang hadir membawa dukungan penuh antara lain Bapak Aan Nurhadi (CSR Section Head), M. Zulfadeli Rachman (CSR Supervisor), Kadarisman (Media Relation Section Head), M. Firdaus Al Hakim (Media Relation Staff), dan Ibu Raisa Kusuma Dewi (CSR Staff).

Sebelum memasuki agenda inti, acara pembukaan diisi dengan rangkaian sambutan dan laporan. Agenda diawali dengan penyampaian laporan pelaksanaan oleh Ketua Pelaksana Kegiatan, Mu’allim Dr. Husin, M.Pd.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Mu’allim Dr. Husin, M.Pd., saat menyampaikan laporan pelaksanaan Seminar dan Workshop Kewirausahaan Digital. (Humas)

Selanjutnya, Bapak Aan Nurhadi selaku pimpinan perwakilan CSR PT Adaro Indonesia memberikan sambutan yang menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, khususnya di wilayah operasional Adaro.

Bapak Aan Nurhadi dari perwakilan CSR PT Adaro Indonesia saat memberikan sambutan dan menegaskan komitmen perusahaan terhadap dunia pendidikan. (Humas)

Rangkaian pembukaan ini kemudian ditutup dengan sambutan dari Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., yang menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi CSR PT Adaro Indonesia sekaligus memberikan pesan motivasi kepada para mahasiswa penerima beasiswa.

Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., memberikan apresiasi dan motivasi kepada mahasiswa penerima beasiswa tahfizh. (Humas)

Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan dana pendidikan yang dilakukan secara simbolis dalam tiga tahap:

Pertama, PT Adaro Indonesia menyerahkan dukungan Beasiswa Prestasi Tahfizh dengan total nilai mencapai Rp225.000.000,- (dua ratus dua puluh lima juta rupiah).

Penyerahan simbolis dukungan Beasiswa Prestasi Tahfizh senilai Rp225.000.000,- dari PT Adaro Indonesia kepada Ketua STIQ Rakha Amuntai. (Humas)

Kedua, penyerahan dukungan operasional untuk pelaksanaan Seminar dan Workshop Kewirausahaan Digital sebesar Rp35.000.000,- (tiga puluh lima juta rupiah).

Penyerahan dukungan senilai Rp35.000.000,- untuk pelaksanaan Seminar dan Workshop Penguatan Kapasitas Kewirausahaan Digital Mahasiswa STIQ Amuntai. (Humas)

Terakhir, penyerahan secara langsung kepada perwakilan dari 45 mahasiswa penerima beasiswa tahfizh, di mana masing-masing mahasiswa menerima dana pembinaan sebesar Rp5.000.000,-.

Raut bahagia perwakilan mahasiswa STIQ Rakha Amuntai saat menerima secara simbolis dana pembinaan beasiswa tahfizh sebesar Rp5.000.000,- per orang. (Humas)

Kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan mulia, yakni agar para penghafal Al-Qur’an (hafidz/hafidzah) di STIQ Rakha Amuntai tidak hanya unggul dalam keilmuan agama, tetapi juga memiliki kemandirian finansial. Melalui pembekalan skill bisnis di era digital, para penerima beasiswa diharapkan mampu bertransformasi menjadi entrepreneur muda yang tangguh, inovatif, dan siap bersaing dalam memajukan perekonomian umat.

Usai prosesi serah terima, rangkaian acara berlanjut ke sesi seminar dan workshop. Jalannya pemaparan materi dari para narasumber dipandu secara profesional oleh Ustadz Abu Bakar, S.Pd.I. Sebagai salah satu alumni STIQ Rakha Amuntai yang berpengalaman dan profesional di bidangnya, beliau sukses menghidupkan suasana diskusi dan memandu sesi tanya jawab dengan sangat interaktif.

Ustadz Abu Bakar, S.Pd.I., alumni STIQ Rakha Amuntai yang profesional sebagai moderator, saat memandu jalannya sesi penyampaian materi. (Humas)

Pada hari pertama pelatihan, peserta dibekali kemampuan Public Speaking oleh Ibu Raisa Kusuma Dewi dari Tim CSR Adaro.

Ibu Raisa Kusuma Dewi dari Tim CSR PT Adaro Indonesia saat membekali mahasiswa dengan kemampuan Public Speaking. (Humas)

Setelah jeda istirahat, acara disambung dengan Sharing Session penuh inspirasi dari pelaku UMKM sukses, Ibu Mujilah Rahmah, S.Pd., selaku Owner Purunik.

Sesi berbagi pengalaman inspiratif dalam dunia usaha bersama Ibu Mujilah Rahmah, S.Pd., selaku Owner Purunik. (Humas)

Memasuki hari kedua (30/09), pelatihan semakin mengerucut pada hal-hal teknis. Kaprodi IAT STIQ Amuntai, Mu’allim Dony Ahmad Ramadhani, M.Pd.I., M.M., memaparkan strategi krusial mengenai Workshop Pengelolaan Keuangan Usaha.

Pemaparan materi Workshop Pengelolaan Keuangan Usaha yang disampaikan oleh Mu’allim Dony Ahmad Ramadhani, M.Pd.I., M.M. (Humas)

Sebagai puncak acara, Ibu Sari Mawaddah, S.Pd., seorang Content Creator profesional, memandu mahasiswa dalam materi Digital Marketing sekaligus praktik langsung pembuatan konten dan optimalisasi TikTok Affiliate.

Keseruan mahasiswa penerima beasiswa saat mempraktikkan langsung pembuatan konten digital dan strategi TikTok Affiliate bersama Ibu Sari Mawaddah, S.Pd. (Humas)

Melalui rangkaian kegiatan dan kucuran beasiswa CSR ini, STIQ Rakha Amuntai dan PT Adaro Indonesia berharap dapat mencetak generasi Qur’ani masa depan yang cerdas, berprestasi, dan melek teknologi digital guna membangun bisnis yang membawa berkah bagi masyarakat luas.

(Galeri Kegiatan)

Potret kebersamaan jajaran pimpinan STIQ Rakha Amuntai, delegasi PT Adaro Indonesia, panitia, dan 45 mahasiswa penerima Beasiswa Prestasi Tahfizh Tahun 2026. (Humas)

Cetak Generasi Qur’ani, STIQ Rakha Amuntai Serahkan Beasiswa Tahfizh di Momen Maulid

AMUNTAI — Bulan Rabi’ul Awal senantiasa membawa keberkahan dan semarak cinta kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Mengambil momentum mulia tersebut, Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai menyelenggarakan acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai secara istimewa dengan Penyerahan Beasiswa Tahfizh Al-Qur’an bagi mahasiswa dan mahasiswi berprestasi.

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh antusiasme ini dilaksanakan di Auditorium Lantai 1 STIQ Rakha Amuntai pada hari Selasa (08/09/2026).

Suasana khidmat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dipadati oleh civitas academica di Auditorium Lantai 1 STIQ Rakha Amuntai. (Foto:MediaSTIQ)

Acara keagamaan sekaligus akademik ini dihadiri langsung oleh Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., beserta jajaran Wakil Ketua. Turut berhadir pula Ketua Pusat Pengembangan Tahfizh dan Qiraat (PPTQ) STIQ, segenap dewan dosen, staf karyawan, serta seluruh mahasiswa dan mahasiswi STIQ Rakha Amuntai yang memenuhi ruangan dengan penuh khidmat.

Guna memperdalam makna kecintaan kepada Rasulullah, STIQ Rakha Amuntai secara khusus mengundang Al Habib Ahmad Faiz Bin Alwi Al-Kaff sebagai penceramah tamu. Dalam tausiyahnya, beliau memaparkan keluhuran akhlak Nabi Muhammad SAW yang harus senantiasa dijadikan pedoman hidup, khususnya bagi para pemuda dan mahasiswa yang sedang menuntut ilmu agama dan menghafalkan Al-Qur’an.

Al Habib Ahmad Faiz Bin Alwi Al-Kaff saat menyampaikan tausiyah agama, mengajak seluruh hadirin untuk meneladani kemuliaan akhlak Baginda Rasulullah SAW. (Foto:MediaSTIQ)

Tidak hanya diisi dengan siraman rohani, momentum peringatan Maulid tahun ini terasa semakin bermakna dengan dilaksanakannya prosesi penyerahan Beasiswa Tahfizh. Beasiswa ini merupakan bentuk apresiasi nyata dari institusi yang disalurkan secara langsung melalui lembaga PPTQ STIQ Rakha Amuntai pada setiap semesternya.

Pemberian beasiswa di hadapan seluruh mahasiswa ini bertujuan untuk memantik semangat (fastabiqul khairat) dan motivasi agar para mahasiswa STIQ Rakha Amuntai semakin giat dalam menjaga kalam Ilahi.

Ketua STIQ Rakha Amuntai didampingi pimpinan lainnya saat menyerahkan secara simbolis Beasiswa Tahfizh kepada mahasiswa dan mahasiswi yang berprestasi. (Foto:MediaSTIQ)

Untuk menjadi penerima beasiswa bergengsi ini, para mahasiswa harus melalui proses seleksi dan evaluasi yang ketat dari PPTQ STIQ. Terdapat dua syarat mutlak pencapaian yang harus dipenuhi oleh para penerima, yakni: pertama, sukses mencapai target setoran hafalan baru (ziyadah) pada semester yang berjalan; dan kedua, sukses menyelesaikan target setoran pengulangan hafalan (takrir atau muraja’ah) secara mutqin (kuat).

Kenalkan Kehidupan Kampus dan Tradisi Ulama, STIQ Rakha Amuntai Resmi Buka Rangkaian Mastama 2026

AMUNTAI — Menyambut kehadiran generasi mahasiswa baru tahun akademik 2026, Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai kembali menyelenggarakan Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama). Acara pembukaan kegiatan pengenalan kampus yang penuh antusiasme ini dilangsungkan secara khidmat di Auditorium Lantai I STIQ Rakha Amuntai pada hari Ahad sore, mulai pukul 14.00 WITA hingga selesai.

Suasana pembukaan Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama) STIQ Rakha Amuntai Tahun 2026 yang dipadati oleh calon mahasiswa baru di Auditorium Lantai I. (Foto:MediaSTIQ)

Acara pembukaan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tinggi kampus. Tampak hadir Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., didampingi oleh Wakil Ketua I, Mu’allim Assoc. Prof. Dr. H. Muh. Haris Zubaidillah, M.Pd.

Turut berhadir pula jajaran pimpinan program studi, di antaranya Kaprodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Mu’allim Dr. Haji Hamli, M.Pd.I., Kaprodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Mu’allim Dony Ahmad Ramadhani, M.Pd.I., MM., serta Sekretaris Badan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (BPPM), Mu’allim H. Hasan, MA.Hum. Hadir pula perwakilan dosen yang senantiasa mendampingi mahasiswa, yakni Mu’allim M. Syihabuddin, M.Pd. dan Mu’allim Sandy Aulia Rahman, M.Pd.

Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi rangkaian kegiatan Mastama 2026. (Foto:MediaSTIQ)

Dari unsur kepanitiaan dan organisasi mahasiswa, acara ini dikawal penuh oleh Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), Adi Aulia Rahman, beserta Ketua Badan Otonom Mahasiswi (BOM), Juwairiah. Selain itu, pimpinan Himpunan Mahasiswa dari program studi PGMI, IAT, dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) juga turut serta menyambut hangat kedatangan seluruh peserta Mastama 2026.

Mastama merupakan gerbang awal yang sangat krusial bagi para calon mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan transisi menuju lingkungan pendidikan tinggi. Kegiatan ini diadakan dengan tujuan utama menanamkan nilai-nilai keislaman, etika akademik, serta tradisi luhur kepesantrenan yang menjadi fondasi utama STIQ Rakha Amuntai. Melalui Mastama, para mahasiswa diharapkan tidak hanya siap menghadapi sistem perkuliahan, tetapi juga memiliki karakter Qur’ani dan akhlakul karimah yang kuat sebelum resmi memulai perjalanan akademiknya.

Momen Ketua DEMA, Adi Aulia Rahman memberikan sambutan terkait kesiapan Mastama 2026. (Foto:MediaSTIQ)
Momen Suasana khidmat saat pembukaan secara resmi acara Mastama 2026. (Foto:MediaQuFa)

Rangkaian kegiatan Mastama tahun ini dirancang secara komprehensif. Sebelumnya, pada Jumat (14/08), para peserta telah lebih dulu mengikuti sesi pembekalan awal. Setelah resmi dibuka pada hari Ahad, rangkaian utama Mastama dijadwalkan berlangsung secara intensif selama empat hari, mulai dari hari Senin hingga Kamis.

Selama pelaksanaan tersebut, para mahasiswa baru disuguhi berbagai materi fundamental. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan struktur dan prospek masing-masing program studi (keprodian), pemahaman tata tertib kampus, hingga wawasan umum seputar dinamika dunia perkuliahan.

Momen khidmat para peserta Mastama STIQ Rakha Amuntai 2026 saat memanjatkan doa di makam Muassis Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah (RAKHA) Amuntai, Mu’allim KH. Abdurrasyid. (Foto:MediaSTIQ)
Meneladani jejak langkah perjuangan pendahulu, mahasiswi baru STIQ Rakha Amuntai melaksanakan ziarah ke makam pendiri kampus, Mu’allim Dr. KH. M. Saberan Affandi, Lc., MA. (Foto:MediaSTIQ)

Tidak hanya diisi dengan materi di dalam ruangan, Mastama STIQ Rakha Amuntai juga diwarnai dengan tradisi spiritual yang kental. Pada hari Selasa, seluruh peserta dijadwalkan untuk turun langsung melaksanakan ziarah ke makam para pendahulu.

Rombongan mahasiswa baru ini berziarah ke makam Muassis Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah (RAKHA) Amuntai, yakni Mu’allim KH. Abdurrasyid, serta makam pendiri STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. M. Saberan Affandi, Lc., MA. Kegiatan ziarah ini menjadi momen refleksi spiritual untuk mengambil ibrah (pelajaran) tentang ketekunan dan keikhlasan, sekaligus memohon keberkahan dari perjuangan para ulama perintis lembaga pendidikan kebanggaan masyarakat Hulu Sungai Utara ini.

FOTO MOMEN MASTAMA STIQ 2026

Antusiasme peserta akhwat pada acara Pembukaan Mastama 2026. (Foto:MediaSTIQ)
Antusiasme peserta ikhwan pada acara Pembukaan Mastama 2026 saat memberikan salam 30 Juz. (Foto:MediaSTIQ)
Momen foto bersama Mu’allim & seluruh peserta Mastama 2026. (Foto:MediaSTIQ)

STIQ Rakha Amuntai Resmi Lepas Mahasiswa KKN Internasional Malaysia dan Program Khusus

AMUNTAI — Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai secara resmi menggelar acara pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional dan KKN Program Khusus (PK). Acara pelepasan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Auditorium Lantai I, STIQ Amuntai, pada Senin (03/08/2026) pagi.

Suasana pelepasan mahasiswa KKN Internasional Malaysia dan Program Khusus (PK) yang langsungkan di Auditorium Lantai I STIQ Amuntai. (Foto:MediaSTIQ)

Acara megah ini dimeriahkan langsung oleh jajaran pimpinan dan tokoh pemerintah setempat. Turut hadir Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., Wakil Ketua I Bidang Akademik, Mu’allim Assoc. Prof. Dr. Muh. Haris Zubaidillah, M.Pd., Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Mu’allim Assoc. Prof. Dr. Husin, M.Pd., dan Kepala Biro KKN STIQ, Mu’allim H. Abdiansyah, S.Pd.I., M.M.

Dari pihak pemerintahan, hadir perwakilan Camat Amuntai Utara, yakni Bapak Wahyu Septiadi Putra, S.AK , MM selaku Kasi Pelayanan, Perekonomian dan Kesejahteraan Sosial Kecamatan Amuntai Utara. Selain itu, kegiatan ini juga disaksikan oleh para Kepala Desa di Kecamatan Amuntai Utara (Kades Murung Karangan, Teluk Daun, Sungai Turak Dalam, dan Panyaungan), seluruh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) wilayah Amuntai Utara dan Internasional, serta para mahasiswa peserta KKN.

Program KKN ini sendiri diselenggarakan sebagai penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, program KKN Internasional dan Program Khusus ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menerapkan ilmu Al-Qur’an di tengah masyarakat luas. Kegiatan ini juga menjadi misi penting kampus untuk memperluas jaringan syiar Islam STIQ Rakha Amuntai, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat global.

Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr.KH. Abd. Hasib Salim, M.AP. (tengah) memberikan arahan dan pembekalan kepada para mahasiswa KKN sebelum diterjunkan ke masyarakat. (Foto:MediaSTIQ)

Tercatat ada sebanyak 46 mahasiswa yang mengikuti program ini, dengan rincian 24 orang tergabung dalam KKN Internasional tujuan Malaysia, dan 22 orang mengikuti KKN Program Khusus (PK).

Sebelum diberangkatkan ke Malaysia, para peserta KKN Internasional diwajibkan melaksanakan pengabdian masyarakat tahap awal di beberapa titik wilayah lokal. Fokus pengabdian lokal tersebut tersebar di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Di wilayah HSU, para mahasiswa akan mengabdi di Daru Tahfizh Al-Qur’an Asy-Syifa Jumba, TPQ Al Muhibbin (Telaga Silaba), dan TPA Darussalam (Sungai Malang). Sementara untuk wilayah HST, pengabdian akan dipusatkan di Rumah Tahfizh Andang, Barabai.

Dengan adanya pelepasan ini, diharapkan seluruh mahasiswa KKN dapat menjaga nama baik almamater, memberikan kontribusi positif bagi tempat mengabdi mereka, serta membawa pulang ilmu dan pengalaman yang berharga untuk bekal masa depan.

Momen Suasana Khidmat Pelepasan Mahasiswa KKN Internasional Malaysia dan Program Khusus. (Foto:MediaSTIQ)

Sukses Gelar Wisuda Tahfiz V, Qufa Center STIQ Amuntai Kukuhkan 719 Generasi Qur’ani HSU

AMUNTAI – Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai melalui program Qur’anic Family Center (Qufa Center) kembali menorehkan prestasi gemilang dalam dunia pendidikan keagamaan. Sebanyak 719 peserta dari tingkat TK Negeri, SD, hingga SMP Negeri se-Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) resmi dikukuhkan dalam acara Wisuda Tahfiz ke V di Gedung H. Abdul Wahid, Senin (18/5/2026).

Mengusung tema “Semangat Menghafal Qur’an Menuju HSU Bangkit” , perhelatan akbar ini menjadi wujud nyata komitmen STIQ Amuntai dalam membentuk fondasi karakter generasi muda yang religius, cerdas, dan berakhlak mulia.

Pusat Peradaban dan Kebangkitan HSU

Keberhasilan program tahfiz ini mendapat sorotan khusus dari Ketua STIQ Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP. Dalam tampilannya, wisuda ini bukan sekedar seremonial, melainkan tonggak sejarah bagi Kabupaten HSU.

“Cita-cita Kabupaten HSU sejak tahun 1998 menjadikan HSU sebagai kota bertaqwa.Hari ini kita melihat inilah kebangkitan HSU sebagai kota bertaqwa,” ungkap Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP. Beliau menegaskan bahwa acara ini adalah bukti nyata berkembang pesatnya pendidikan Al-Qur’an yang digawangi oleh STIQ Amuntai.

Ketua STIQ Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP sedang menyampaikan Berbagai. (Foto:Humas)

Sinergi Kuat dengan Pemerintah Daerah

Ketua Pelaksana Wisuda Tahfiz V, Ahmad Murtadha, S.Pd., menyampaikan laporan kegiatan bahwa ratusan peserta tersebut terdiri dari 4 peserta tingkat TK, 445 peserta SD, dan 270 peserta SMP. “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat terus menumbuhkan semangat anak-anak untuk menghafal Al-Qur’an. Tentu, kelancaran acara ini tidak lepas dari dukungan penuh fasilitas dari pemerintah daerah,” jelasnya.

Apresiasi tinggi pun datang langsung dari Bupati HSU, H. Sahrujani, yang hadir secara langsung di tengah-tengah ratusan hafiz muda. Bupati menggambarkan konsistensi STIQ Rakha Amuntai dan Qufa Center yang telah menjalankan program ini selama lima tahun berturut-turut.

“Kerja sama yang konsisten hingga memasuki tahun ke-5 ini merupakan bukti nyata kepedulian kita bersama. Melalui program pelatihan tahsin dan tahfiz ini, kita sedang mempersiapkan generasi masa depan HSU yang unggul secara intelektual dan berakhlak mulia,” tutur Bapak H. Sahrujani.

Bupati HSU, H. Sahrujani, saat menyerahkan piagam penghargaan kepada Fatimah Az-Zahra (SDN Kaludan Kecil) sebagai wisudawati terbaik dengan pencapaian hafalan 20 Juz Al-Qur’an. (Foto:Humas)

Lahirkan Bintang Al-Qur’an

Acara puncak ditandai dengan momen penuh haru saat Bupati HSU menyerahkan piagam penghargaan secara langsung kepada wisudawati terbaik. Adalah Fatimah Az-Zahra, siswi asal SDN Kaludan Kecil, yang berhasil mencuri perhatian seluruh hadirin atas prestasinya merampungkan hafalan sebanyak 20 Juz Al-Qur’an di usia belia.

Pencapaian luar biasa Fatimah dan ratusan peserta lainnya menjadi bukti tak terbantahkan bahwa program pelatihan Qufa Center STIQ Amuntai telah berada di jalur yang tepat dalam mencetak para penjaga Kalamullah di Banua.

Momen 719 Peserta dari TKN, SD, SMPN Se-Kabupaten HSU mengikuti rangkaian kegiatan Wisuda Tahfiz V. (Foto:Humas)

 

Momen foto bersama seluruh tamu undangan dan peserta wisuda tahfizh ke V. (Foto:Humas)

Kupas Pendidikan Keluarga Perspektif Al-Qur’an dan Sunnah, STIQ Rakha Amuntai Gelar Seminar Internasional

AMUNTAI — Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai menyelenggarakan Seminar Internasional bertajuk “Pendidikan Keluarga dan Masyarakat Berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah” pada Sabtu (07/02/2026). Kegiatan ini berlangsung di Audit STIQ Rakha Amuntai mulai pukul 10.30 WITA hingga selesai dan diikuti oleh seluruh sivitas akademika STIQ Rakha Amuntai

Seminar internasional ini menghadirkan narasumber dari Yaman, Habib Dr. Thahir bin Husin Al-Atthos, yang menyampaikan materi secara langsung menggunakan Bahasa Arab. Kehadirannya memberikan nuansa keilmuan internasional sekaligus memperkaya wawasan keislaman peserta, khususnya dalam kajian pendidikan keluarga dan masyarakat berbasis Al-Qur’an dan Sunnah.

Acara ini dihadiri oleh Ketua STIQ Rakha Amuntai Mu’allim Dr. H. Abd Hasib Salim, M.AP, Wakil Ketua I Dr. H. Muh Haris Zubaidillah, SQ., M.Pd., Kepala Tata Usaha H. Abdiansyah, S.Pd.I., MM, Ulama Kabupaten Hulu Sungai Utara sekaligus dosen STIQ Rakha Amuntai Dr. KH. Ainor Ridha, Lc., M.Pd.I, seluruh dosen, Instruktur Tahfiz STIQ, serta seluruh mahasiswa dan mahasiswi STIQ Rakha Amuntai.

Habib Dr. Thahir bin Husin Al-Atthos saat menyampaikan materi Seminar Internasional menggunakan Bahasa Arab di hadapan sivitas akademika STIQ Rakha Amuntai (Foto/Humas)

Dalam pemaparannya, Habib Dr. Thahir bin Husin Al-Atthos menekankan bahwa pendidikan keluarga memiliki peran fundamental dalam membangun masyarakat yang Qur’ani. Beliau menyampaikan bahwa terdapat dua hal utama yang harus dibangun dalam pendidikan keluarga, yaitu cinta dan kepercayaan antara orang tua dan anak.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa pembangunan cinta dan kepercayaan tersebut dapat diwujudkan melalui beberapa cara, di antaranya dengan membangun komunikasi yang baik antara orang tua dan anak, yakni dengan mendengarkan anak ketika berbicara serta berusaha melakukan pendekatan dengan anak. Selain itu, orang tua juga perlu menciptakan suasana dan perasaan yang positif agar anak merasa bahagia, nyaman, dan senang bersama orang tuanya.

Antusiasme mahasiswa dan mahasiswi STIQ Rakha Amuntai mengikuti Seminar Internasional bertema Pendidikan Keluarga dan Masyarakat Berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah (Foto/Humas)

Melalui kegiatan seminar internasional ini, STIQ Rakha Amuntai berharap dapat memperkuat pemahaman sivitas akademika mengenai pentingnya pendidikan keluarga yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah, sekaligus memperluas wawasan keilmuan melalui interaksi langsung dengan ulama dan pelajar internasional.

Mahasiswa STIQ Rakha Amuntai mengajukan pertanyaan kepada narasumber dalam sesi tanya jawab (Foto/Humas)

 

Ketua STIQ Rakha Amuntai menyerahkan cinderamata kepada Habib Dr. Thahir bin Husin Al-Atthos sebagai bentuk apresiasi dalam Seminar Internasional di Audit STIQ Rakha Amuntai (Foto/Humas)

 

Foto bersama pimpinan STIQ Rakha Amuntai, narasumber, dosen, dan mahasiswa usai pelaksanaan Seminar Internasional Pendidikan Keluarga dan Masyarakat Berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah (Foto/Humas)

Menuju Lulusan Unggul dan Kompetitif, STIQ Amuntai Laksanakan Tes TOAFL dan TOEFL

AMUNTAI – Dalam rangka memperkuat kualitas akademik dan meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global, Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Amuntai melaksanakan Tes TOAFL (Test of Arabic as a Foreign Language) dan Tes TOEFL (Test of English as a Foreign Language) pada Ahad (25/01/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 232 mahasiswa/i STIQ Amuntai dari berbagai program studi. Pelaksanaan tes bahasa ini menjadi bagian dari langkah strategis kampus dalam memetakan sekaligus meningkatkan kompetensi bahasa asing mahasiswa, khususnya bahasa Arab dan bahasa Inggris, yang merupakan dua bahasa utama dalam pengembangan keilmuan, riset, dan jejaring akademik internasional.

Suasana pelaksanaan Tes TOAFL bagi mahasiswa STIQ Amuntai yang berlangsung di Audit STIQ Amuntai, Ahad (25/1/2026). (Foto:Humas)

Untuk Tes TOAFL, yang mengukur kemampuan bahasa Arab mahasiswa, tercatat sebanyak 135 peserta, terdiri dari 45 mahasiswa laki-laki dan 90 mahasiswa perempuan. Sementara itu, Tes TOEFL yang menguji kemampuan bahasa Inggris diikuti oleh 97 peserta, dengan rincian 25 peserta laki-laki dan 72 peserta perempuan.

Pelaksanaan Tes TOAFL dipusatkan di Audit STIQ Amuntai, sedangkan Tes TOEFL berlangsung di Aula Lantai 2 STIQ Amuntai. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan kondusif pada pukul 08.00 hingga 10.00 WITA, dengan pengawasan panitia dan tim Pusat Pengembangan Bahasa STIQ Amuntai.

Kegiatan ini secara resmi dibuka dengan sambutan Wakil Ketua I Bidang Akademik STIQ Amuntai, Mu’allim Dr. H. Muh. Haris Zubaidilah, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa penguasaan bahasa Arab dan bahasa Inggris merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa, tidak hanya untuk menunjang proses perkuliahan, tetapi juga sebagai bekal menghadapi dunia akademik lanjutan, penelitian, serta persaingan global.

Wakil Ketua I Bidang Akademik STIQ Amuntai, Mu’allim Dr. H. Muh. Haris Zubaidilah, M.Pd., saat memberikan sambutan pembukaan Tes TOAFL dan TOEFL Tahun 2026 (Foto:Humas)

“Kemampuan bahasa asing menjadi indikator penting kualitas lulusan perguruan tinggi. Melalui tes ini, kampus ingin memastikan mahasiswa memiliki kesiapan akademik yang memadai,” ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Pusat Pengembangan Bahasa STIQ Amuntai sekaligus Ketua Pelaksana, Mu’allim Zam Zam Rasyidi, M.Pd., menyampaikan tata tertib, teknis pelaksanaan, serta aturan tes kepada seluruh peserta. Penjelasan ini bertujuan agar tes dapat berlangsung secara objektif, adil, dan sesuai standar penilaian bahasa yang berlaku.

Kepala Pusat Pengembangan Bahasa STIQ Amuntai, Mu’allim Zam Zam Rasyidi, M.Pd., saat melakukan pengawasan pelaksanaan Tes TOAFL dan TOEFL (Foto:Humas)

Pelaksanaan Tes TOAFL dan TOEFL ini juga menjadi instrumen evaluasi institusional bagi STIQ Amuntai dalam mengembangkan program pembinaan bahasa, baik melalui perkuliahan, pelatihan tambahan, maupun program pendampingan bahasa bagi mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, STIQ Amuntai menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam kajian Al-Qur’an dan keislaman, tetapi juga responsif terhadap tuntutan kompetensi global, khususnya dalam penguasaan bahasa internasional.

Peserta Tes TOAFL dan TOEFL STIQ Amuntai menyimak arahan sebelum ujian dimulai (Foto:Humas)

 

Pengawas ujian membagikan soal dan lembar jawaban kepada peserta (Foto:Humas)

 

Peserta mengerjakan soal Tes TOAFL dan TOEFL dengan tertib dan fokus (Foto:Humas)

Visitasi Akreditasi Prodi PBA STIQ Amuntai: Asesor Dorong Penguatan Mutu Berkelanjutan dan Pengusulan Magister PBA

Amuntai – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Sekolah Tinggi Ilmu al-Qur’an (STIQ) Amuntai menerima kunjungan dua asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) dalam rangka asesmen lapangan akreditasi pada Selasa–Rabu, 27–28 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penilaian kualitas dan kesiapan Prodi PBA dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi yang bermutu.

                                                                            Civitas akademika STIQ Amuntai dan Asesor Lamdik

Dua asesor yang ditugaskan adalah Dr. Ahmad Royani, M.Hum dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Dr. Anin Nurhidayati, M.Pd.I dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Keduanya hadir secara langsung di kampus STIQ Amuntai untuk melakukan klarifikasi, konfirmasi data, serta menilai secara komprehensif capaian Prodi PBA berdasarkan borang akreditasi yang telah diajukan.

                                                                     Asesor memvalidasi dan komfirmasi data borang dengan dosen tetap PBA

Ketua STIQ Amuntai Dr. H. Abd. Hasib Salim, M.AP, para pimpinan, dosen, serta tim akreditasi menyambut hangat kehadiran para asesor. Dalam sambutannya, Ketua STIQ Amuntai menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan masukan konstruktif dari para asesor yang diharapkan menjadi bekal penting dalam peningkatan mutu berkelanjutan, khususnya di Prodi PBA.

Selama dua hari pelaksanaan, asesmen berlangsung intensif. Para asesor memberikan berbagai catatan penting serta dorongan agar Prodi PBA STIQ Amuntai terus berbenah dan menatap akreditasi internasional di masa depan. “Mutu prodi bukan hanya tentang kelengkapan dokumen, tetapi juga komitmen kolektif sivitas akademika untuk terus berkembang,” ungkap Dr. Ahmad Royani.

Senada dengan itu, Dr. Anin Nurhidayati, M.Pd.I menekankan pentingnya inovasi dalam pembelajaran Bahasa Arab yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan teknologi. Ia juga mengapresiasi sinergi antara pimpinan, dosen, dan mahasiswa yang tampak dalam proses asesmen ini. Di lain kesempatan beliau juga menekankan pentingnya digitalisasi untuk seluruh berkas akreditasi dalam website kampus dan mendorong STIQ Amuntai mengajukan program magister PBA di STIQ Amuntai ke depannya.

Dalam visitasi ini juga asesor mengamati microteaching perkuliahan dalam hal ini diperagakan oleh dosen tetap PBA yakni H. Hasan, MA.Hum. Materi yang dibawakan adalah Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Video Animasi Interaktif yang dikolaborasikan dengan aplikasi Quiziz.

Kegiatan visitasi diakhiri dengan sesi penutupan yang diisi refleksi, masukan, dan semangat perbaikan. STIQ Amuntai berharap hasil akreditasi kali ini menjadi langkah strategis dalam penguatan mutu kelembagaan, serta membuka peluang yang lebih luas untuk menjalin kerja sama akademik baik di tingkat nasional maupun internasional.

Ada hal yang menarik di sesi penutupan asesor Dr. Ahmad Royani, M.Hum menyampaikan pantun yang berbunyi makan roti jangan berlari – kalaulah jatuh kita yang rugi – menata prodi dengn kolaborasi – sambut prodi unggul sebentar lagi. Langsung disambut tepuk tangan meriah audiens yang hadir di sesi penutupan. Semoga dengan adanya pantun dari asesor ini isyarat prodi PBA STIQ Amuntai mendapatkan predikat Unggul nantinya.