Penuh Khidmat, STIQ Amuntai Gelar Yudisium PBA ke-XXXIV dan PGMI ke-XII

AMUNTAI – Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Amuntai sukses menyelenggarakan prosesi Yudisium Sarjana Strata-1 (S1) untuk dua program studi sekaligus, yakni Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) ke-XXXIV dan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Angkatan ke-XII. Acara yang mengukuhkan sebanyak 239 orang peserta yudisium ini berlangsung dengan penuh khidmat di Auditorium STIQ Amuntai pada Rabu (01/07/2026).

Suasana khidmat prosesi Yudisium Sarjana S1 Prodi PBA ke-XXXIV dan PGMI ke-XII yang berlangsung di Auditorium STIQ Amuntai, Rabu (01/07). (Foto:MediaSTIQ)

Rapat terbuka senat akademik ini dihadiri langsung oleh Ketua STIQ Amuntai, Mu’allim Dr. H. Abd. Hasib Salim, M.AP., Wakil Ketua I Dr. H. M. Haris Zubaidillah, M.Pd.I., Wakil Ketua II H. Alfianor, Lc., M.Pd.I., serta Wakil Ketua III Dr. Husin, M.Pd.

Turut berhadir pula Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) H. Abdiansyah, S.Pd.I., MM., Ketua PPTQ STIQ Amuntai Hj. Rafiqah, SQ., M.Pd.I., serta segenap jajaran dosen, karyawan, dan instruktur Tahfiz di lingkungan kampus STIQ Amuntai yang ikut menyaksikan momen bersejarah para lulusan.

Ketua STIQ Amuntai, Mu’allim Dr. H. Abd. Hasib Salim, M.AP., saat memimpin dan mengukuhkan para sarjana baru. (Foto:MediaSTIQ)

Momen yudisium tahun ini terasa sangat istimewa dan membanggakan bagi seluruh sivitas akademika. Dari total 239 sarjana yang dikukuhkan, seluruh lulusan berhasil menyelesaikan studi dengan kualifikasi hafalan Al-Qur’an tertentu yang menjadi ciri khas dan keunggulan utama STIQ Amuntai. Bahkan, terdapat 18 orang sarjana di antaranya yang sukses meraih capaian luar biasa dengan menuntaskan hafalan Al-Qur’an penuh sebanyak 30 Juz.

Penyerahan penghargaan kepada dua lulusan terbaik predikat Pujian (Cumlaude) sekaligus hafizah 30 Juz, Eka Wati, S.Pd (PGMI) dan Raudatul Hasanah, S.Pd (PBA). (Foto:MediaSTIQ)

Puncak kekhidmatan acara ditandai dengan pengumuman lulusan terbaik dengan predikat Pujian (Cumlaude). Dari Program Studi PGMI, predikat lulusan terbaik diraih oleh Eka Wati, S.Pd dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) gemilang mencapai 3,91 sekaligus menyandang status sebagai hafizah 30 Juz. Sementara itu, dari Program Studi PBA, predikat lulusan terbaik berhasil disematkan kepada Raudatul Hasanah, S.Pd yang sukses membukukan IPK 3,82 dan juga telah menyelesaikan hafalan 30 Juz Al-Qur’an.

Acara pengukuhan ini menjadi bukti nyata komitmen STIQ Amuntai dalam mencetak sarjana pendidikan yang tidak hanya unggul secara intelektual dan akademik, tetapi juga berkarakter luhur dengan pondasi Al-Qur’an yang kuat. Para lulusan baru ini diharapkan siap terjun ke lapangan untuk mengabdi dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat luas.

DOKUMENTASI & KESERUAN YUDISIUM

Sesi foto bersama jajaran pimpinan, dosen, dan seluruh sarjana baru Prodi PBA serta PGMI STIQ Amuntai sebagai penutup rangkaian acara. (Foto:Media STIQ)

 

Sesi foto bersama jajaran pimpinan, dosen, karyawan dan seluruh instruktur tahfiz STIQ Amuntai. (Foto:Media STIQ)

Untuk melihat kembali momen bahagia dan keseruan prosesi Yudisium PBA ke-XXXIV & PGMI ke-XII STIQ Amuntai, Anda dapat menyaksikan video selengkapnya melalui tayangan YouTube resmi STIQ Amuntai pada tautan di bawah ini:

📺 Tonton Rekaman Live di YouTube:

(https://www.youtube.com/live/S4iEQtiw3BM?si=Y2lkBWV0ocSBm5nV)

Dokumentasi Video Yudisium:

(https://youtu.be/_6KoaEIMmVQ?si=FjQK1mgQ4SNeeqdN)

Sukses Gelar Wisuda Tahfiz V, Qufa Center STIQ Amuntai Kukuhkan 719 Generasi Qur’ani HSU

AMUNTAI – Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai melalui program Qur’anic Family Center (Qufa Center) kembali menorehkan prestasi gemilang dalam dunia pendidikan keagamaan. Sebanyak 719 peserta dari tingkat TK Negeri, SD, hingga SMP Negeri se-Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) resmi dikukuhkan dalam acara Wisuda Tahfiz ke V di Gedung H. Abdul Wahid, Senin (18/5/2026).

Mengusung tema “Semangat Menghafal Qur’an Menuju HSU Bangkit” , perhelatan akbar ini menjadi wujud nyata komitmen STIQ Amuntai dalam membentuk fondasi karakter generasi muda yang religius, cerdas, dan berakhlak mulia.

Pusat Peradaban dan Kebangkitan HSU

Keberhasilan program tahfiz ini mendapat sorotan khusus dari Ketua STIQ Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP. Dalam tampilannya, wisuda ini bukan sekedar seremonial, melainkan tonggak sejarah bagi Kabupaten HSU.

“Cita-cita Kabupaten HSU sejak tahun 1998 menjadikan HSU sebagai kota bertaqwa.Hari ini kita melihat inilah kebangkitan HSU sebagai kota bertaqwa,” ungkap Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP. Beliau menegaskan bahwa acara ini adalah bukti nyata berkembang pesatnya pendidikan Al-Qur’an yang digawangi oleh STIQ Amuntai.

Ketua STIQ Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP sedang menyampaikan Berbagai. (Foto:Humas)

Sinergi Kuat dengan Pemerintah Daerah

Ketua Pelaksana Wisuda Tahfiz V, Ahmad Murtadha, S.Pd., menyampaikan laporan kegiatan bahwa ratusan peserta tersebut terdiri dari 4 peserta tingkat TK, 445 peserta SD, dan 270 peserta SMP. “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat terus menumbuhkan semangat anak-anak untuk menghafal Al-Qur’an. Tentu, kelancaran acara ini tidak lepas dari dukungan penuh fasilitas dari pemerintah daerah,” jelasnya.

Apresiasi tinggi pun datang langsung dari Bupati HSU, H. Sahrujani, yang hadir secara langsung di tengah-tengah ratusan hafiz muda. Bupati menggambarkan konsistensi STIQ Rakha Amuntai dan Qufa Center yang telah menjalankan program ini selama lima tahun berturut-turut.

“Kerja sama yang konsisten hingga memasuki tahun ke-5 ini merupakan bukti nyata kepedulian kita bersama. Melalui program pelatihan tahsin dan tahfiz ini, kita sedang mempersiapkan generasi masa depan HSU yang unggul secara intelektual dan berakhlak mulia,” tutur Bapak H. Sahrujani.

Bupati HSU, H. Sahrujani, saat menyerahkan piagam penghargaan kepada Fatimah Az-Zahra (SDN Kaludan Kecil) sebagai wisudawati terbaik dengan pencapaian hafalan 20 Juz Al-Qur’an. (Foto:Humas)

Lahirkan Bintang Al-Qur’an

Acara puncak ditandai dengan momen penuh haru saat Bupati HSU menyerahkan piagam penghargaan secara langsung kepada wisudawati terbaik. Adalah Fatimah Az-Zahra, siswi asal SDN Kaludan Kecil, yang berhasil mencuri perhatian seluruh hadirin atas prestasinya merampungkan hafalan sebanyak 20 Juz Al-Qur’an di usia belia.

Pencapaian luar biasa Fatimah dan ratusan peserta lainnya menjadi bukti tak terbantahkan bahwa program pelatihan Qufa Center STIQ Amuntai telah berada di jalur yang tepat dalam mencetak para penjaga Kalamullah di Banua.

Momen 719 Peserta dari TKN, SD, SMPN Se-Kabupaten HSU mengikuti rangkaian kegiatan Wisuda Tahfiz V. (Foto:Humas)

 

Momen foto bersama seluruh tamu undangan dan peserta wisuda tahfizh ke V. (Foto:Humas)

Pererat Silaturahim Akademik, STIQ Amuntai Sambut Kunjungan Sosialisasi Pascasarjana UIN Palangkaraya

AMUNTAI – Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Amuntai menerima kunjungan silaturahmi sekaligus sosialisasi dari Tim Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Palangkaraya pada Selasa (28/4/2026). Pertemuan yang berlangsung di Aula Lantai III STIQ Amuntai ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antar-perguruan tinggi Islam di Kalimantan.

Kedatangan tim dari UIN Palangkaraya disambut langsung oleh jajaran Pimpinan STIQ Amuntai. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai program studi lanjutan pada jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3), serta memberikan informasi mengenai peluang pengembangan kualifikasi akademik bagi civitas akademika STIQ Amuntai.

Penyampaian materi sosialisasi mengenai program unggulan Pascasarjana UIN Palangkaraya di hadapan para dosen dan mahasiswa STIQ Amuntai. (Foto:Humas)

Mendorong Peningkatan Kualitas SDM

Pimpinan STIQ Amuntai menyambut positif inisiatif sosialisasi ini sebagai langkah strategis dalam mendorong para dosen dan alumni untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini selaras dengan visi STIQ Amuntai untuk terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan kompeten di bidangnya.

mahasiswa STIQ Amuntai saat menyimak pemaparan mengenai peluang beasiswa dan program studi unggulan yang ditawarkan oleh Pascasarjana UIN Palangkaraya. (Foto:Humas)

Sinergi Antar-Institusi

Dalam sesi sosialisasi, Tim Pascasarjana UIN Palangkaraya memaparkan berbagai kemudahan akses pendaftaran, kurikulum yang relevan, serta fasilitas pendukung akademik yang tersedia. Diskusi interaktif yang terbangun menunjukkan antusiasme yang tinggi dari pihak STIQ Amuntai terhadap peluang kolaborasi pendidikan ini.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi ramah tamah sebagai bentuk apresiasi atas terjalinnya komunikasi yang baik antar kedua institusi. Melalui kunjungan ini, STIQ Amuntai terus menunjukkan eksistensinya sebagai kampus yang terbuka terhadap kerja sama eksternal demi kemajuan pendidikan Islam di Indonesia.

Antusiasme mahasiswi STIQ Amuntai dalam sesi tanya jawab terkait mekanisme perkuliahan dan konsentrasi keilmuan di jenjang pascasarjana. (Foto:Humas)

STIQ Amuntai Gelar Tes Masuk Calon Mahasiswa Baru Gelombang I Tahun 2026

AMUNTAI – Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Amuntai secara resmi melaksanakan rangkaian Tes Masuk bagi calon mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 untuk Gelombang I. Kegiatan yang berlangsung pada Ahad (26/4/2026) ini diselenggarakan di Lantai II Gedung STIQ Amuntai dengan pengawasan ketat guna menjamin kualitas input akademik institusi.

Seleksi ini diikuti oleh pendaftar pada tiga program studi unggulan, yaitu Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT). Sebaran peserta yang mencakup kelompok Ikhwan dan Akhwat ini menunjukkan keberlanjutan minat masyarakat terhadap pendidikan tinggi Islam berbasis Al-Qur’an di kawasan ini.

Adapun rincian peserta pada gelombang I ini tersebar di tiga prodi, yakni:

  • Pendidikan Bahasa Arab (PBA): 32 peserta (6 Ikhwan, 26 Akhwat).

  • Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI): 41 peserta (10 Ikhwan, 31 Akhwat).

  • Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT): 38 peserta (13 Ikhwan, 25 Akhwat).

Peserta saat mengikuti sesi ujian lisan baca Al-Qur’an sebagai salah satu syarat mutlak standarisasi kompetensi mahasiswa di STIQ Amuntai. (Foto:Humas)

Prosedur Seleksi dan Standar Akademik

Guna memastikan calon mahasiswa memiliki kesiapan yang matang, panitia seleksi menerapkan dua tahapan ujian utama. Sesi pertama dimulai pukul 08.30 hingga 10.00 WITA, berfokus pada tes materi keprodian yang relevan dengan konsentrasi keilmuan masing-masing peserta.

Peserta saat mengikuti sesi ujian materi keprodian. (Foto:Humas)

Tahap berikutnya adalah ujian lisan berupa tes baca Al-Qur’an. Tahapan ini merupakan instrumen wajib bagi STIQ Amuntai dalam mengukur kompetensi dasar religi setiap calon mahasiswa, selaras dengan visi institusi dalam mencetak lulusan yang mahir dan kompeten dalam bidang studi Al-Qur’an.

Informasi Pendaftaran Gelombang II

Seiring dengan selesainya seleksi tahap pertama, STIQ Amuntai menginformasikan bahwa pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) untuk  Gelombang Kedua masih dibuka. STIQ Amuntai mengundang putra-putri terbaik untuk bergabung dan mengembangkan kapasitas diri melalui lingkungan akademik yang terintegrasi. Informasi pendaftaran dan persyaratan selengkapnya dapat diakses melalui tautan berikut: 👉 [Link Pendaftaran PMB STIQ Amuntai]


Dokumentasi Kegiatan Tes masuk Gelombang I dapat dilihat melalui unggahan video resmi di akun Instagram STIQ Amuntai melalui tautan di bawah ini:

📷 [Link Instagram STIQ Amuntai]

Momen Pengawas ujian memastikan ketertiban sesi ujian materi. (Foto:Humas)

 

Tes Baca Al-Qur’an untuk Calon Mahasiswi STIQ Amuntai. (Foto:Humas)

 

Momentum Ramadhan, Civitas Akademika STIQ Amuntai Pererat Ukhuwah melalui Buka Puasa Bersama

AMUNTAI  — Dalam suasana penuh keberkahan bulan suci Ramadhan, Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Amuntai menggelar kegiatan  buka puasa bersama pimpinan, karyawan, dosen, dan instruktur tahfiz  pada  Jum’at (06/03/2026)  yang bertepatan dengan  16 Ramadhan 1447 H . Kegiatan ini berlangsung di  Ruang Wakil Ketua STIQ Amuntai  dan dihadiri oleh jajaran pimpinan serta civitas akademika.

Kegiatan tersebut dibawakan langsung oleh  Ketua STIQ Amuntai, Dr. H. Abd. Hasib Salim, M.AP , para  Wakil Ketua , serta  seluruh dosen dan instruktur tahfiz STIQ Amuntai . Momen ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat ukhuwah di lingkungan akademik STIQ Amuntai.

Suasana buka puasa bersama pimpinan, dosen, dan instruktur tahfiz STIQ Amuntai (Foto:Humas)

Kegiatan buka puasa bersama ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mempererat kebersamaan di antara pimpinan dan para tenaga pendidik, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam menjalankan aktivitas akademik dan pembinaan mahasiswa di STIQ Amuntai.

Selain menjadi momentum mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi serta kebersamaan di lingkungan sivitas akademika, khususnya dalam menjalankan berbagai program pendidikan dan pembinaan tahfiz Al-Qur’an di STIQ Amuntai.

Pimpinan dan dosen STIQ Amuntai berbincang santai menjelang waktu berbuka (Foto:Humas)

Menjelang waktu berbuka, seluruh pihak tampak menikmati suasana kebersamaan dengan penuh kekeluargaan. Momen tersebut menjadi kesempatan bagi pimpinan, karyawan, dosen, dan instruktur tahfiz untuk saling bertukar cerita, pengalaman, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam mengembangkan pendidikan Al-Qur’an di STIQ Amuntai.

Usai azan Maghrib berkumandang, seluruh peserta bersama-sama melaksanakan  buka puasa  yang kemudian dilanjutkan dengan  salat Maghrib berjamaah , sehingga suasana Ramadhan terasa semakin khidmat dan penuh keberkahan.

Suasana menjelang waktu buka bersama (Foto:Humas)

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan silaturahmi di lingkungan STIQ Amuntai semakin erat, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas sebagai pendidik dan pembina generasi Qur’ani.

Momen silaturrahim Seluruh dosen & Instruktur tahfizh STIQ Amuntai ( Foto:Humas)

 

Pererat Ukhuwah dengan Ulama, Keluarga Besar STIQ Rakha Amuntai Bersilaturrahim ke Abah Guru Bakhit

BALANGAN — Keluarga Besar Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai melaksanakan kegiatan silaturrahim dengan Abah Guru Bakhit pada Ahad malam, (08/02/2026). Silaturrahim ini dilaksanakan setelah pengajian Malam Senin yang rutin diselenggarakan di Pondok Pesantren Nurul Muhibbin Balangan.

Keluarga Besar STIQ Rakha Amuntai mengikuti pengajian Malam Senin di Pondok Pesantren Nurul Muhibbin Balangan (Foto:Humas)

Silaturrahim tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan STIQ Rakha Amuntai, di antaranya Ketua STIQ Rakha Amuntai Mu’allim KH. Dr. Abd Hasib Salim, M.AP, Wakil Ketua I Mu’allim Dr. H. Muh Haris Zubaidillah, SQ., M.Pd, Wakil Ketua II Mu’allim H. Alfianor, Lc., M.Pd.I, Wakil Ketua III Mu’allim Dr. Husin, M.Pd, seluruh Ketua Program Studi PGMI, PBA, dan IAT, serta dosen dan karyawan STIQ Rakha Amuntai.

Kegiatan Silaturrahim ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan ukhuwah antara STIQ Rakha Amuntai dengan para ulama dan pesantren. Selain sebagai ajang memperkuat tali persaudaraan, kunjungan ini juga menjadi sarana memohon nasihat, doa, serta keberkahan dalam perjalanan pengembangan STIQ Rakha Amuntai sebagai lembaga pendidikan Al-Qur’an.

Jajaran pimpinan STIQ Rakha Amuntai bersama Abah Guru Bakhit dalam suasana silaturrahim yang penuh kekeluargaan di Pondok Pesantren Nurul Muhibbin (Foto:Humas)

Dalam suasana yang hangat dan penuh khidmat, rombongan STIQ Rakha Amuntai disambut langsung oleh Abah Guru Bakhit. Pertemuan tersebut berlangsung dalam nuansa kekeluargaan, diselingi dengan tausiyah dan nasihat yang sarat makna bagi seluruh keluarga besar STIQ yang hadir.

Melalui kegiatan Silaturrahim ini, Keluarga Besar STIQ Rakha Amuntai berharap hubungan baik dengan para ulama dan pesantren terus terjaga, serta menjadi sumber motivasi dan inspirasi dalam mencetak generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan berkhidmat kepada umat.

Foto bersama Ketua STIQ Rakha Amuntai dengan Abah Guru Bakhit usai kegiatan silaturrahim (Foto:Humas)

 

Ketua STIQ Rakha Amuntai Mu’allim KH. Dr. Abd Hasib Salim, M.AP berpamitan dengan Abah Guru Bakhit dalam suasana penuh kekeluargaan usai kegiatan silaturrahim (Foto:Humas)

Rangkaian silaturrahim Keluarga Besar STIQ Rakha Amuntai telah dirangkum dalam bentuk video dan dipublikasikan melalui akun Instagram resmi STIQ Rakha Amuntai.

https://www.instagram.com/reel/DUhiiqrE4BY/?igsh=MWpvbW9hbjc3bnhrdQ==

Kupas Pendidikan Keluarga Perspektif Al-Qur’an dan Sunnah, STIQ Rakha Amuntai Gelar Seminar Internasional

AMUNTAI — Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai menyelenggarakan Seminar Internasional bertajuk “Pendidikan Keluarga dan Masyarakat Berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah” pada Sabtu (07/02/2026). Kegiatan ini berlangsung di Audit STIQ Rakha Amuntai mulai pukul 10.30 WITA hingga selesai dan diikuti oleh seluruh sivitas akademika STIQ Rakha Amuntai

Seminar internasional ini menghadirkan narasumber dari Yaman, Habib Dr. Thahir bin Husin Al-Atthos, yang menyampaikan materi secara langsung menggunakan Bahasa Arab. Kehadirannya memberikan nuansa keilmuan internasional sekaligus memperkaya wawasan keislaman peserta, khususnya dalam kajian pendidikan keluarga dan masyarakat berbasis Al-Qur’an dan Sunnah.

Acara ini dihadiri oleh Ketua STIQ Rakha Amuntai Mu’allim Dr. H. Abd Hasib Salim, M.AP, Wakil Ketua I Dr. H. Muh Haris Zubaidillah, SQ., M.Pd., Kepala Tata Usaha H. Abdiansyah, S.Pd.I., MM, Ulama Kabupaten Hulu Sungai Utara sekaligus dosen STIQ Rakha Amuntai Dr. KH. Ainor Ridha, Lc., M.Pd.I, seluruh dosen, Instruktur Tahfiz STIQ, serta seluruh mahasiswa dan mahasiswi STIQ Rakha Amuntai.

Habib Dr. Thahir bin Husin Al-Atthos saat menyampaikan materi Seminar Internasional menggunakan Bahasa Arab di hadapan sivitas akademika STIQ Rakha Amuntai (Foto/Humas)

Dalam pemaparannya, Habib Dr. Thahir bin Husin Al-Atthos menekankan bahwa pendidikan keluarga memiliki peran fundamental dalam membangun masyarakat yang Qur’ani. Beliau menyampaikan bahwa terdapat dua hal utama yang harus dibangun dalam pendidikan keluarga, yaitu cinta dan kepercayaan antara orang tua dan anak.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa pembangunan cinta dan kepercayaan tersebut dapat diwujudkan melalui beberapa cara, di antaranya dengan membangun komunikasi yang baik antara orang tua dan anak, yakni dengan mendengarkan anak ketika berbicara serta berusaha melakukan pendekatan dengan anak. Selain itu, orang tua juga perlu menciptakan suasana dan perasaan yang positif agar anak merasa bahagia, nyaman, dan senang bersama orang tuanya.

Antusiasme mahasiswa dan mahasiswi STIQ Rakha Amuntai mengikuti Seminar Internasional bertema Pendidikan Keluarga dan Masyarakat Berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah (Foto/Humas)

Melalui kegiatan seminar internasional ini, STIQ Rakha Amuntai berharap dapat memperkuat pemahaman sivitas akademika mengenai pentingnya pendidikan keluarga yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah, sekaligus memperluas wawasan keilmuan melalui interaksi langsung dengan ulama dan pelajar internasional.

Mahasiswa STIQ Rakha Amuntai mengajukan pertanyaan kepada narasumber dalam sesi tanya jawab (Foto/Humas)

 

Ketua STIQ Rakha Amuntai menyerahkan cinderamata kepada Habib Dr. Thahir bin Husin Al-Atthos sebagai bentuk apresiasi dalam Seminar Internasional di Audit STIQ Rakha Amuntai (Foto/Humas)

 

Foto bersama pimpinan STIQ Rakha Amuntai, narasumber, dosen, dan mahasiswa usai pelaksanaan Seminar Internasional Pendidikan Keluarga dan Masyarakat Berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah (Foto/Humas)

Cetak Generasi Qur’ani, STIQ Rakha Amuntai Salurkan Beasiswa Tahfiz kepada 31 Mahasiswa

AMUNTAI — Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai melaksanakan kegiatan Penyerahan Beasiswa Tahfiz Semester Genap Tahun Akademik 2025–2026 pada Kamis (05/02/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Audit STIQ Rakha Amuntai dan diikuti oleh seluruh mahasiswa dan mahasiswi STIQ Rakha Amuntai

Suasana penyerahan Beasiswa Tahfiz STIQ Rakha Amuntai Semester Genap Tahun Akademik 2025–2026 yang berlangsung di Audit STIQ Rakha Amuntai (Foto/Humas)

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. H. Abd Hasib Salim, M.AP, Wakil Ketua II H. Alfianor, Lc., M.Pd.I, Kepala Tata Usaha H. Abdiansyah, S.Pd.I., MM, Ketua Pusat Pengembangan Tahfiz dan Qiraat (PPTQ) Hj. Rafikah, SQ., M.Pd.I, serta Kepala Asrama Mahasiswi Ibu Maskanah, M.Pd.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 31 mahasiswa dan mahasiswi resmi menerima beasiswa tahfiz sebagai bentuk apresiasi institusi terhadap mahasiswa penghafal Al-Qur’an dengan capaian hafalan yang beragam, mulai dari 11 juz hingga 30 juz.

Ketua STIQ Rakha Amuntai dalam perayaannya menyampaikan bahwa beasiswa tahfiz merupakan komitmen kampus dalam mendukung dan memotivasi mahasiswa untuk terus menjaga, menambah, dan mengamalkan hafalan Al-Qur’an di tengah aktivitas akademik.

“Mahasiswa penghafal Al-Qur’an adalah aset berharga bagi kampus. Beasiswa ini bukan sekedar bantuan finansial, tetapi juga bentuk penghargaan atas kesungguhan dalam menjaga kalamullah,” ungkapnya.

Adapun 31 mahasiswa penerima Beasiswa Tahfiz Semester Genap TA 2025–2026 adalah sebagai berikut:

  1. Siti Aisyah (PBA Smt 7) – 30 Juz

  2. Aisyah (PBA Smt 3) – 30 Juz

  3. Muhammad Iqbal (IAT Smt 3) – 30 Juz

  4. Muhammad Ali Idris (PBA Smt 3) – 30 Juz

  5. Najwa Tuzzahra (IAT Smt 3) – 30 Juz

  6. Syifa Aulia (IAT Smt 1) – 30 Juz

  7. Muhammad Yusuf (PBA-PK Smt 1) – 30 Juz

  8. Alfiani Erlina Putri (IAT Smt 1) – 30 Juz

  9. Juwairiah (IAT Smt 1) – 30 Juz

  10. Junaidah (PBA Smt 7) – 26 Juz

  11. Muhammad Zainol Arif (PBA Smt 5) – 23 Juz

  12. Thaibah (IAT Smt 1) – 30 Juz

  13. Ihsanul Amin (IAT Smt 3) – 19 Juz

  14. Azizatul Muchlishah (IAT Smt 1) – 22 Juz

  15. Aisyah (IAT Smt 1) – 18 Juz

  16. Latifah Humaira (IAT Smt 1) – 17 Juz

  17. Siti Aisyah (PBA Smt 5) – 21 Juz

  18. Raudhatul Hasanah (PGMI Smt 5) – 28 Juz

  19. Nazwatunni’mah (PGMI Smt 5) – 22 Juz

  20. Nor Laila Hidawati (PGMI Smt 5) – 20 Juz

  21. Suci Rahmadaniati (IAT Smt 1) – 14 Juz

  22. Khadijah (PBA-PK Smt 3) – 12 Juz

  23. Nur Halim (IAT Smt 3) – 13 Juz

  24. Herlina (PGMI Smt 3) – 13 Juz

  25. Rabiatul Hamdiah (PBA-PK Smt 3) – 14 Juz

  26. Siti Aisyah (IAT Smt 3) – 13 Juz

  27. Nur Safitri (PGMI Smt 1) – 11 Juz

  28. Siti Marwiyah (IAT Smt 3) – 30 Juz

  29. Ainoor Rahmah (PGMI Smt 3) – 12 Juz

  30. Syarifatun Nazwa (PBA Smt 3) – 13 Juz

  31. Tengku Aisyah Muthmainnah (PBA Smt 3) – 12 Juz

Foto bersama pimpinan STIQ Rakha Amuntai dengan 31 mahasiswa penerima Beasiswa Tahfiz Semester Genap Tahun Akademik 2025–2026 (Foto/Humas)

Melalui program ini, STIQ Rakha Amuntai berharap dapat terus melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam hafalan, namun juga berprestasi secara akademik dan berakhlak mulia.