Cetak Pendidik Tangguh, 171 Mahasiswa PBA dan PGMI STIQ Rakha Amuntai Siap Mengabdi di Awayan

BALANGAN — Halaman Kantor Kecamatan Awayan tampak dipadati oleh ratusan mahasiswa beralmamater biru pada Rabu (05/08/2026) pagi. Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai secara resmi melangsungkan acara pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler untuk wilayah Kecamatan Awayan.

Suasana khidmat acara pelepasan 171 mahasiswa KKN Reguler STIQ Rakha Amuntai di Halaman Kantor Kecamatan Awayan. (Foto:MediaSTIQ)

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 08.30 WITA ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari pihak sejarawan maupun unsur pemerintah daerah. Dari pihak kampus, hadir langsung Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., didampingi para Wakil Ketua, serta Ketua Biro KKN STIQ, Mu’allim H. Abdiansyah S.Pd.I., MM., beserta seluruh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) wilayah Awayan.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Balangan menaruh perhatian penuh pada kegiatan ini. Bupati Balangan yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balangan, Bapak H. Abiji, S.Pd., M.AP., turut hadir memberikan Arah. Hadir pula Camat Awayan, Bapak Muhammad, S.Ap., beserta unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), dan seluruh 23 Kepala Desa yang ada di lingkungan Kecamatan Awayan.

Kehadiran program KKN Reguler ini merupakan wujud komitmen STIQ Rakha Amuntai dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian masyarakat. Program ini dirancang agar mahasiswa dapat turun langsung berkontribusi memecahkan permasalahan di desa, sekaligus menciptakan ilmu kependidikan keagamaan agar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan program pembangunan daerah di Kabupaten Balangan.

Acara pelepasan ini berjalan dengan tertib dan terstruktur. Kegiatan diawali dengan pemaparan laporan oleh Ketua Biro KKN STIQ Rakha Amuntai. Dalam laporannya, Mu’allim H. Abdiansyah mengemukakan bahwa KKN Reguler di Kecamatan Awayan ini diikuti oleh 171 mahasiswa yang berasal dari dua program studi, yakni Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr.KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., saat memberikan berbagai pelepasan secara resmi kepada mahasiswa KKN Reguler STIQ Rakha Amuntai di Kecamatan Awayan. (Foto:MediaSTIQ)

Rangkaian acara berlanjut pada momen inti, yakni perayaan dari Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan pesan-pesan moral dan wejangan kepada para mahasiswa agar selalu menjaga nama baik almamater serta mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah. Di akhir penuturannya, Mu’allim Hasib secara resmi melepas kepergian 171 mahasiswa KKN untuk mulai mengabdi di 23 desa yang tersebar di Kecamatan Awayan.

Bapak H. Abiji, S.Pd., M.AP., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balangan, memberikan berbagai dan arahan strategi kepada mahasiswa KKN STIQ Rakha Amuntai. (Foto:MediaSTIQ)

Sebagai bentuk dukungan penuh dari pemerintah daerah, Kepala Disdikbud Balangan, Bapak H. Abiji, yang mewakili Bupati Balangan, juga memberikan Berbagai strategi hangat sekaligus arahan kepada para peserta KKN.

Dalam arahannya, Bapak Abiji menekankan pentingnya kemampuan bersosialisasi dan beradaptasi. Ia berpesan agar para siswa selalu menghormati kearifan lokal dan adat istiadat masyarakat setempat. Lebih lanjut, beliau mendorong agar program kerja yang dibawa oleh para mahasiswa, khususnya di bidang keagamaan dan pendidikan dasar, dapat benar-benar diwujudkan di lapangan.

Acara peluncuran pun ditutup dengan doa bersama, menandai dimulainya langkah nyata ratusan mahasiswa STIQ Rakha Amuntai dalam memberikan bakti terbaiknya untuk masyarakat Kabupaten Balangan.

Momen Dosen Pembimbing Lapangan turut hadir dalam Pelepasan KKN STIQ Rakha Amuntai di Kecamatan Awayan. (Foto:MediaSTIQ)
Momen Tamu Undangan beserta 23 Kades turut hadir memeriahkan sekaligus Menyambut Peserta KKN STIQ Rakha Amuntai di Kecamatan Awayan. (Foto:MediaSTIQ)

STIQ Rakha Amuntai Resmi Lepas Mahasiswa KKN Internasional Malaysia dan Program Khusus

AMUNTAI — Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai secara resmi menggelar acara pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional dan KKN Program Khusus (PK). Acara pelepasan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Auditorium Lantai I, STIQ Amuntai, pada Senin (03/08/2026) pagi.

Suasana pelepasan mahasiswa KKN Internasional Malaysia dan Program Khusus (PK) yang langsungkan di Auditorium Lantai I STIQ Amuntai. (Foto:MediaSTIQ)

Acara megah ini dimeriahkan langsung oleh jajaran pimpinan gunung dan tokoh pemerintah setempat. Turut hadir Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP. , dan Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Mu’allim Dr. Husin, M.Pd.

Dari pihak pemerintahan, hadir perwakilan Camat Amuntai Utara, yakni Bapak Wahyu Septiadi Putra, S.AK , MM selaku Kasi Pelayanan, Perekonomian dan Kesejahteraan Sosial Kecamatan Amuntai Utara. Selain itu, kegiatan ini juga disaksikan oleh para Kepala Desa di Kecamatan Amuntai Utara (Kades Murung Karangan, Teluk Daun, Sungai Turak Dalam, dan Panyaungan), seluruh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) wilayah Amuntai Utara dan Internasional, serta para mahasiswa peserta KKN.

Program KKN ini sendiri diselenggarakan sebagai penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, program KKN Internasional dan Program Khusus ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menerapkan ilmu Al-Qur’an di tengah masyarakat luas. Kegiatan ini juga menjadi misi penting kampus untuk memperluas jaringan syiar Islam STIQ Rakha Amuntai, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat global.

Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr.KH. Abd. Hasib Salim, M.AP. (tengah) memberikan arahan dan pembekalan kepada para mahasiswa KKN sebelum diterjunkan ke masyarakat. (Foto:MediaSTIQ)

Tercatat ada sebanyak 46 mahasiswa yang mengikuti program ini, dengan rincian 24 orang tergabung dalam KKN Internasional tujuan Malaysia, dan 22 orang mengikuti KKN Program Khusus (PK).

Sebelum diberangkatkan ke Malaysia, para peserta KKN Internasional diwajibkan melaksanakan pengabdian masyarakat tahap awal di beberapa titik wilayah lokal. Fokus pengabdian lokal tersebut tersebar di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Di wilayah HSU, para mahasiswa akan mengabdi di Daru Tahfizh Al-Qur’an Asy-Syifa Jumba, TPQ Al Muhibbin (Telaga Silaba), dan TPA Darussalam (Sungai Malang). Sementara untuk wilayah HST, pengabdian akan dipusatkan di Rumah Tahfizh Andang, Barabai.

Dengan adanya pelepasan ini, diharapkan seluruh mahasiswa KKN dapat menjaga nama baik almamater, memberikan kontribusi positif bagi tempat mengabdi mereka, serta membawa pulang ilmu dan pengalaman yang berharga untuk bekal masa depan.

Momen Suasana Khidmat Pelepasan Mahasiswa KKN Internasional Malaysia dan Program Khusus. (Foto:MediaSTIQ)