Rajut Sinergi Lintas Lembaga, Delegasi STIQ Rakha Amuntai Resmi Sepakati Kerja Sama dengan HAFECS di GIBS

BARITO KUALA — Tergabung dalam rombongan besar Yayasan Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah (RAKHA) Amuntai, delegasi Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai melaksanakan kunjungan kelembagaan ke Global Islamic Boarding School (GIBS), Barito Kuala, pada Kamis (20/08/2026). Kunjungan strategis ini dirangkai dengan agenda utama penandatanganan kerja sama (MoU) bersama HAFECS (Highly Functioning Education Consulting Services).

Rombongan besar Yayasan Ponpes RAKHA Amuntai, termasuk delegasi STIQ Rakha Amuntai, saat melaksanakan kunjungan kelembagaan di GIBS. (Foto:MediaSTIQ)

Kunjungan strategis ini diikuti oleh seluruh unit jenjang pendidikan di bawah naungan Yayasan RAKHA, mulai dari tingkat RA hingga perguruan tinggi. Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan empat dokumen kerja sama guna mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan riset. Pada momen ini, Mu’allim H. Alfianor secara resmi menandatangani MoU antara STIQ Rakha Amuntai dengan HAFECS.

Kerja sama dengan HAFECS ini dinilai sangat strategis. HAFECS sendiri merupakan sebuah lembaga yang didirikan oleh Yayasan Hasnur Centre dengan visi kuat untuk mendorong percepatan transformasi pendidikan di Indonesia, khususnya melalui pengembangan inovasi pembelajaran dan pengajaran di kelas

Wakil Ketua II STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim H. Alfianor, Lc., M.Pd.I., saat menandatangani dokumen kerja sama dengan pihak GIBS. (Foto:MediaSTIQ)

Dalam memperkuat sinergi ini, delegasi STIQ Rakha Amuntai hadir dengan kekuatan penuh. Mu’allim Alfianor turut didampingi oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik, Mu’allim Dr. H. Muh. Haris Zubaidillah, M.Pd., Kaprodi IAT Mu’allim Dony Ahmad Ramadhani, M.Pd.I., MM., serta Ketua PPTQ STIQ Ibu Hj. Rafiqah, SQ., M.Pd.I.

Kehadiran pimpinan tersebut juga didukung penuh oleh jajaran staf karyawan, yakni Mu’allim Ahlal Kamal, M.Pd., Mu’allim Muhammad Hendri, M.Pd., dan Mu’allim Sandy Aulia Rahman, M.Pd.

Jajaran pimpinan dan staf STIQ Rakha Amuntai yang turut hadir memperkuat delegasi kunjungan kerja sama di lingkungan GIBS. (Foto:MediaSTIQ)

Usai penandatanganan empat dokumen kerja sama lintas unit tersebut, seluruh rombongan Yayasan RAKHA Amuntai mengikuti sesi open class dan peninjauan fasilitas (school tour). Melalui langkah terpadu bersama yayasan ini, STIQ Rakha Amuntai berharap kolaborasi yang terjalin dapat memacu inovasi pembelajaran dan mempererat silaturahim antarlembaga pendidikan Islam.

GALERI KEGIATAN KUNJUNGAN KE GIBS

Fokus dan saksama, momen saat delegasi mengamati langsung proses pembelajaran interaktif dalam sesi open class yang dibawakan oleh tenaga pengajar GIBS dan didukung oleh inovasi HAFECS. (Foto:MediaSTIQ)
Suasana kegiatan belajar mengajar di kelas Bahasa Inggris saat pengajar asing (native speaker) tengah berinteraksi langsung dengan para siswa GIBS. (Foto:MediaSTIQ)
Momen kebersamaan dan sinergi, sesi foto bersama seluruh rombongan keluarga besar Yayasan Ponpes RAKHA Amuntai dengan jajaran pimpinan GIBS dan HAFECS sebagai penutup rangkaian kunjungan. (Foto:MediaSTIQ)

Semarak Kemerdekaan, STIQ Rakha Amuntai Ikuti Upacara 17 Agustus Terpusat di Ponpes RAKHA

AMUNTAI — Keluarga besar Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai turut ambil bagian dalam momentum bersejarah peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Bersama seluruh elemen di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah (RAKHA), STIQ Rakha Amuntai mengikuti upacara bendera 17 Agustus 2026 yang diselenggarakan secara terpusat di Halaman 2 Pondok Pesantren RAKHA Amuntai.

Suasana khidmat upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2026 yang diikuti oleh ribuan santri dan mahasiswa di Halaman 2 Pondok Pesantren RAKHA Amuntai. (Foto:MediaSTIQ)

Kegiatan yang dimulai tepat pada pukul 07.30 WITA tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan tertib. Upacara kemerdekaan tahun ini terasa begitu istimewa dan megah karena dihadiri oleh seluruh elemen yayasan. Tampak berhadir jajaran pimpinan Yayasan Ponpes RAKHA, dewan guru, para dosen, hingga ribuan santri dan mahasiswa dari seluruh jenjang pendidikan. Seluruh barisan dari unit RA, MI, MTs NIPA, MTs NIPI, MA NIPA, MA NIPI, STAI RAKHA, Ma’had Aly RAKHA, hingga STIQ Rakha Amuntai tampak memadati lapangan upacara.

Kehadiran seluruh civitas academica dalam upacara gabungan ini merupakan wujud nyata penanaman nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air. Selain sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan kemerdekaan, kegiatan ini diadakan untuk meneguhkan kembali komitmen lembaga pendidikan Islam dalam mencetak generasi penerus bangsa yang tangguh, religius, serta berdedikasi tinggi bagi kemajuan Indonesia di masa depan.

Momen Assoc. Prof. Dr. H. Muh. Haris Zubaidillah, M.Pd. saat menyampaikan amanat kebangsaan selaku Pembina Upacara di hadapan seluruh elemen Yayasan Ponpes RAKHA. (Foto:MediaSTIQ)

Bertindak selaku Pembina Upacara pada momen penuh makna ini adalah Assoc. Prof. Dr. H. Muh. Haris Zubaidillah, M.Pd. Dalam amanat kebangsaannya, beliau sangat menekankan esensi sejati dari sebuah kemerdekaan dan peran krusial pendidikan bagi kemajuan bangsa. Beliau berpesan agar para santri dan mahasiswa tidak sekadar memaknai kemerdekaan sebagai perayaan seremonial belaka.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang cerdas dan cinta tanah air. Mari kita mengabdi kepada tanah air dan jangan biarkan kemerdekaan hanya sekedar bendera di atas tiang,” tegas beliau, membakar semangat kebangsaan seluruh peserta upacara.

Sebagai penutup rangkaian formal upacara kemerdekaan, suasana hening dan syahdu menyelimuti lapangan saat pembacaan doa dilantunkan. Doa penutup ini dipimpin langsung oleh Kyai Pondok Pesantren RAKHA, Mu’allim KH. Muhammad Syaukani, Lc. Dalam munajatnya, beliau memohon keberkahan, kedamaian, dan kemajuan bagi bangsa Indonesia, serta kelancaran bagi seluruh santri dan mahasiswa dalam menuntut ilmu demi masa depan agama dan bangsa.

Kyai Pondok Pesantren RAKHA, Mu’allim KH. Muhammad Syaukani, Lc., saat memimpin pembacaan doa dengan penuh kekhusyukan sebagai penutup rangkaian formal upacara kemerdekaan. (Foto:MediaSTIQ)

Setelah seluruh rangkaian upacara bendera yang sakral selesai dilaksanakan, suasana lapangan perlahan berganti menjadi semarak. Berbagai penampilan unjuk bakat dari para santri dan santriwati disuguhkan ke tengah lapangan. Rangkaian penutup ini tidak hanya menyemarakkan peringatan hari bersejarah, tetapi juga menjadi wadah apresiasi yang membanggakan atas kreativitas seni para santri Ponpes RAKHA.

Kemeriahan atraksi dan unjuk bakat dari para santri dan santriwati Pondok Pesantren RAKHA yang sukses memukau peserta upacara dan mewarnai peringatan kemerdekaan tahun ini. (Foto:MediaQuFa)

Di balik kemeriahan peringatan HUT RI tersebut, terselip sebuah momen yang sangat istimewa bagi keluarga besar STIQ Rakha Amuntai. Tepat pada perayaan 17 Agustus 2026 ini, Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., juga merayakan hari miladnya yang ke-66 tahun. Kebetulan yang indah ini tentu menambah rasa syukur, kebahagiaan, dan kehangatan tersendiri bagi seluruh pimpinan, dosen, dan mahasiswa STIQ Rakha Amuntai yang hadir pada hari itu.

Momen keakraban dan kekompakan, foto bersama Kyai Pondok Pesantren RAKHA beserta jajaran Mu’allim dan pimpinan lembaga usai suksesnya pelaksanaan upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI. (Foto:MediaSTIQ)
Momen penuh syukur, Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., yang turut merayakan milad ke-66 bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan RI. (Foto:MediaSTIQ)

Cetak Pendidik Tangguh, 171 Mahasiswa PBA dan PGMI STIQ Rakha Amuntai Siap Mengabdi di Awayan

BALANGAN — Halaman Kantor Kecamatan Awayan tampak dipadati oleh ratusan mahasiswa beralmamater biru pada Rabu (05/08/2026) pagi. Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai secara resmi melangsungkan acara pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler untuk wilayah Kecamatan Awayan.

Suasana khidmat acara pelepasan 171 mahasiswa KKN Reguler STIQ Rakha Amuntai di Halaman Kantor Kecamatan Awayan. (Foto:MediaSTIQ)

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 08.30 WITA ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari pihak sejarawan maupun unsur pemerintah daerah. Dari pihak kampus, hadir langsung Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., didampingi para Wakil Ketua, serta Ketua Biro KKN STIQ, Mu’allim H. Abdiansyah S.Pd.I., MM., beserta seluruh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) wilayah Awayan.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Balangan menaruh perhatian penuh pada kegiatan ini. Bupati Balangan yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balangan, Bapak H. Abiji, S.Pd., M.AP., turut hadir memberikan Arah. Hadir pula Camat Awayan, Bapak Muhammad, S.Ap., beserta unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), dan seluruh 23 Kepala Desa yang ada di lingkungan Kecamatan Awayan.

Kehadiran program KKN Reguler ini merupakan wujud komitmen STIQ Rakha Amuntai dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian masyarakat. Program ini dirancang agar mahasiswa dapat turun langsung berkontribusi memecahkan permasalahan di desa, sekaligus menciptakan ilmu kependidikan keagamaan agar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan program pembangunan daerah di Kabupaten Balangan.

Acara pelepasan ini berjalan dengan tertib dan terstruktur. Kegiatan diawali dengan pemaparan laporan oleh Ketua Biro KKN STIQ Rakha Amuntai. Dalam laporannya, Mu’allim H. Abdiansyah mengemukakan bahwa KKN Reguler di Kecamatan Awayan ini diikuti oleh 171 mahasiswa yang berasal dari dua program studi, yakni Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr.KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., saat memberikan berbagai pelepasan secara resmi kepada mahasiswa KKN Reguler STIQ Rakha Amuntai di Kecamatan Awayan. (Foto:MediaSTIQ)

Rangkaian acara berlanjut pada momen inti, yakni perayaan dari Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan pesan-pesan moral dan wejangan kepada para mahasiswa agar selalu menjaga nama baik almamater serta mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah. Di akhir penuturannya, Mu’allim Hasib secara resmi melepas kepergian 171 mahasiswa KKN untuk mulai mengabdi di 23 desa yang tersebar di Kecamatan Awayan.

Bapak H. Abiji, S.Pd., M.AP., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balangan, memberikan berbagai dan arahan strategi kepada mahasiswa KKN STIQ Rakha Amuntai. (Foto:MediaSTIQ)

Sebagai bentuk dukungan penuh dari pemerintah daerah, Kepala Disdikbud Balangan, Bapak H. Abiji, yang mewakili Bupati Balangan, juga memberikan Berbagai strategi hangat sekaligus arahan kepada para peserta KKN.

Dalam arahannya, Bapak Abiji menekankan pentingnya kemampuan bersosialisasi dan beradaptasi. Ia berpesan agar para siswa selalu menghormati kearifan lokal dan adat istiadat masyarakat setempat. Lebih lanjut, beliau mendorong agar program kerja yang dibawa oleh para mahasiswa, khususnya di bidang keagamaan dan pendidikan dasar, dapat benar-benar diwujudkan di lapangan.

Acara peluncuran pun ditutup dengan doa bersama, menandai dimulainya langkah nyata ratusan mahasiswa STIQ Rakha Amuntai dalam memberikan bakti terbaiknya untuk masyarakat Kabupaten Balangan.

Momen Dosen Pembimbing Lapangan turut hadir dalam Pelepasan KKN STIQ Rakha Amuntai di Kecamatan Awayan. (Foto:MediaSTIQ)
Momen Tamu Undangan beserta 23 Kades turut hadir memeriahkan sekaligus Menyambut Peserta KKN STIQ Rakha Amuntai di Kecamatan Awayan. (Foto:MediaSTIQ)

Penuh Khidmat, STIQ Amuntai Gelar Yudisium PBA ke-XXXIV dan PGMI ke-XII

AMUNTAI – Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Amuntai sukses menyelenggarakan prosesi Yudisium Sarjana Strata-1 (S1) untuk dua program studi sekaligus, yakni Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) ke-XXXIV dan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Angkatan ke-XII. Acara yang mengukuhkan sebanyak 239 orang peserta yudisium ini berlangsung dengan penuh khidmat di Auditorium STIQ Amuntai pada Rabu (01/07/2026).

Suasana khidmat prosesi Yudisium Sarjana S1 Prodi PBA ke-XXXIV dan PGMI ke-XII yang berlangsung di Auditorium STIQ Amuntai, Rabu (01/07). (Foto:MediaSTIQ)

Rapat terbuka senat akademik ini dihadiri langsung oleh Ketua STIQ Amuntai, Mu’allim Dr. H. Abd. Hasib Salim, M.AP., Wakil Ketua I Dr. H. M. Haris Zubaidillah, M.Pd.I., Wakil Ketua II H. Alfianor, Lc., M.Pd.I., serta Wakil Ketua III Dr. Husin, M.Pd.

Turut berhadir pula Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) H. Abdiansyah, S.Pd.I., MM., Ketua PPTQ STIQ Amuntai Hj. Rafiqah, SQ., M.Pd.I., serta segenap jajaran dosen, karyawan, dan instruktur Tahfiz di lingkungan kampus STIQ Amuntai yang ikut menyaksikan momen bersejarah para lulusan.

Ketua STIQ Amuntai, Mu’allim Dr. H. Abd. Hasib Salim, M.AP., saat memimpin dan mengukuhkan para sarjana baru. (Foto:MediaSTIQ)

Momen yudisium tahun ini terasa sangat istimewa dan membanggakan bagi seluruh sivitas akademika. Dari total 239 sarjana yang dikukuhkan, seluruh lulusan berhasil menyelesaikan studi dengan kualifikasi hafalan Al-Qur’an tertentu yang menjadi ciri khas dan keunggulan utama STIQ Amuntai. Bahkan, terdapat 18 orang sarjana di antaranya yang sukses meraih capaian luar biasa dengan menuntaskan hafalan Al-Qur’an penuh sebanyak 30 Juz.

Penyerahan penghargaan kepada dua lulusan terbaik predikat Pujian (Cumlaude) sekaligus hafizah 30 Juz, Eka Wati, S.Pd (PGMI) dan Raudatul Hasanah, S.Pd (PBA). (Foto:MediaSTIQ)

Puncak kekhidmatan acara ditandai dengan pengumuman lulusan terbaik dengan predikat Pujian (Cumlaude). Dari Program Studi PGMI, predikat lulusan terbaik diraih oleh Eka Wati, S.Pd dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) gemilang mencapai 3,91 sekaligus menyandang status sebagai hafizah 30 Juz. Sementara itu, dari Program Studi PBA, predikat lulusan terbaik berhasil disematkan kepada Raudatul Hasanah, S.Pd yang sukses membukukan IPK 3,82 dan juga telah menyelesaikan hafalan 30 Juz Al-Qur’an.

Acara pengukuhan ini menjadi bukti nyata komitmen STIQ Amuntai dalam mencetak sarjana pendidikan yang tidak hanya unggul secara intelektual dan akademik, tetapi juga berkarakter luhur dengan pondasi Al-Qur’an yang kuat. Para lulusan baru ini diharapkan siap terjun ke lapangan untuk mengabdi dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat luas.

DOKUMENTASI & KESERUAN YUDISIUM

Sesi foto bersama jajaran pimpinan, dosen, dan seluruh sarjana baru Prodi PBA serta PGMI STIQ Amuntai sebagai penutup rangkaian acara. (Foto:Media STIQ)

 

Sesi foto bersama jajaran pimpinan, dosen, karyawan dan seluruh instruktur tahfiz STIQ Amuntai. (Foto:Media STIQ)

Untuk melihat kembali momen bahagia dan keseruan prosesi Yudisium PBA ke-XXXIV & PGMI ke-XII STIQ Amuntai, Anda dapat menyaksikan video selengkapnya melalui tayangan YouTube resmi STIQ Amuntai pada tautan di bawah ini:

📺 Tonton Rekaman Live di YouTube:

(https://www.youtube.com/live/S4iEQtiw3BM?si=Y2lkBWV0ocSBm5nV)

Dokumentasi Video Yudisium:

(https://youtu.be/_6KoaEIMmVQ?si=FjQK1mgQ4SNeeqdN)

Pererat Silaturahim Akademik, STIQ Amuntai Sambut Kunjungan Sosialisasi Pascasarjana UIN Palangkaraya

AMUNTAI – Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Amuntai menerima kunjungan silaturahmi sekaligus sosialisasi dari Tim Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Palangkaraya pada Selasa (28/4/2026). Pertemuan yang berlangsung di Aula Lantai III STIQ Amuntai ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antar-perguruan tinggi Islam di Kalimantan.

Kedatangan tim dari UIN Palangkaraya disambut langsung oleh jajaran Pimpinan STIQ Amuntai. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai program studi lanjutan pada jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3), serta memberikan informasi mengenai peluang pengembangan kualifikasi akademik bagi civitas akademika STIQ Amuntai.

Penyampaian materi sosialisasi mengenai program unggulan Pascasarjana UIN Palangkaraya di hadapan para dosen dan mahasiswa STIQ Amuntai. (Foto:Humas)

Mendorong Peningkatan Kualitas SDM

Pimpinan STIQ Amuntai menyambut positif inisiatif sosialisasi ini sebagai langkah strategis dalam mendorong para dosen dan alumni untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini selaras dengan visi STIQ Amuntai untuk terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan kompeten di bidangnya.

mahasiswa STIQ Amuntai saat menyimak pemaparan mengenai peluang beasiswa dan program studi unggulan yang ditawarkan oleh Pascasarjana UIN Palangkaraya. (Foto:Humas)

Sinergi Antar-Institusi

Dalam sesi sosialisasi, Tim Pascasarjana UIN Palangkaraya memaparkan berbagai kemudahan akses pendaftaran, kurikulum yang relevan, serta fasilitas pendukung akademik yang tersedia. Diskusi interaktif yang terbangun menunjukkan antusiasme yang tinggi dari pihak STIQ Amuntai terhadap peluang kolaborasi pendidikan ini.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi ramah tamah sebagai bentuk apresiasi atas terjalinnya komunikasi yang baik antar kedua institusi. Melalui kunjungan ini, STIQ Amuntai terus menunjukkan eksistensinya sebagai kampus yang terbuka terhadap kerja sama eksternal demi kemajuan pendidikan Islam di Indonesia.

Antusiasme mahasiswi STIQ Amuntai dalam sesi tanya jawab terkait mekanisme perkuliahan dan konsentrasi keilmuan di jenjang pascasarjana. (Foto:Humas)

STIQ Amuntai Gelar Tes Masuk Calon Mahasiswa Baru Gelombang I Tahun 2026

AMUNTAI – Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Amuntai secara resmi melaksanakan rangkaian Tes Masuk bagi calon mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 untuk Gelombang I. Kegiatan yang berlangsung pada Ahad (26/4/2026) ini diselenggarakan di Lantai II Gedung STIQ Amuntai dengan pengawasan ketat guna menjamin kualitas input akademik institusi.

Seleksi ini diikuti oleh pendaftar pada tiga program studi unggulan, yaitu Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT). Sebaran peserta yang mencakup kelompok Ikhwan dan Akhwat ini menunjukkan keberlanjutan minat masyarakat terhadap pendidikan tinggi Islam berbasis Al-Qur’an di kawasan ini.

Adapun rincian peserta pada gelombang I ini tersebar di tiga prodi, yakni:

  • Pendidikan Bahasa Arab (PBA): 32 peserta (6 Ikhwan, 26 Akhwat).

  • Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI): 41 peserta (10 Ikhwan, 31 Akhwat).

  • Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT): 38 peserta (13 Ikhwan, 25 Akhwat).

Peserta saat mengikuti sesi ujian lisan baca Al-Qur’an sebagai salah satu syarat mutlak standarisasi kompetensi mahasiswa di STIQ Amuntai. (Foto:Humas)

Prosedur Seleksi dan Standar Akademik

Guna memastikan calon mahasiswa memiliki kesiapan yang matang, panitia seleksi menerapkan dua tahapan ujian utama. Sesi pertama dimulai pukul 08.30 hingga 10.00 WITA, berfokus pada tes materi keprodian yang relevan dengan konsentrasi keilmuan masing-masing peserta.

Peserta saat mengikuti sesi ujian materi keprodian. (Foto:Humas)

Tahap berikutnya adalah ujian lisan berupa tes baca Al-Qur’an. Tahapan ini merupakan instrumen wajib bagi STIQ Amuntai dalam mengukur kompetensi dasar religi setiap calon mahasiswa, selaras dengan visi institusi dalam mencetak lulusan yang mahir dan kompeten dalam bidang studi Al-Qur’an.

Informasi Pendaftaran Gelombang II

Seiring dengan selesainya seleksi tahap pertama, STIQ Amuntai menginformasikan bahwa pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) untuk  Gelombang Kedua masih dibuka. STIQ Amuntai mengundang putra-putri terbaik untuk bergabung dan mengembangkan kapasitas diri melalui lingkungan akademik yang terintegrasi. Informasi pendaftaran dan persyaratan selengkapnya dapat diakses melalui tautan berikut: 👉 [Link Pendaftaran PMB STIQ Amuntai]


Dokumentasi Kegiatan Tes masuk Gelombang I dapat dilihat melalui unggahan video resmi di akun Instagram STIQ Amuntai melalui tautan di bawah ini:

📷 [Link Instagram STIQ Amuntai]

Momen Pengawas ujian memastikan ketertiban sesi ujian materi. (Foto:Humas)

 

Tes Baca Al-Qur’an untuk Calon Mahasiswi STIQ Amuntai. (Foto:Humas)

 

Momentum Ramadhan, Civitas Akademika STIQ Amuntai Pererat Ukhuwah melalui Buka Puasa Bersama

AMUNTAI  — Dalam suasana penuh keberkahan bulan suci Ramadhan, Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Amuntai menggelar kegiatan  buka puasa bersama pimpinan, karyawan, dosen, dan instruktur tahfiz  pada  Jum’at (06/03/2026)  yang bertepatan dengan  16 Ramadhan 1447 H . Kegiatan ini berlangsung di  Ruang Wakil Ketua STIQ Amuntai  dan dihadiri oleh jajaran pimpinan serta civitas akademika.

Kegiatan tersebut dibawakan langsung oleh  Ketua STIQ Amuntai, Dr. H. Abd. Hasib Salim, M.AP , para  Wakil Ketua , serta  seluruh dosen dan instruktur tahfiz STIQ Amuntai . Momen ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat ukhuwah di lingkungan akademik STIQ Amuntai.

Suasana buka puasa bersama pimpinan, dosen, dan instruktur tahfiz STIQ Amuntai (Foto:Humas)

Kegiatan buka puasa bersama ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mempererat kebersamaan di antara pimpinan dan para tenaga pendidik, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dalam menjalankan aktivitas akademik dan pembinaan mahasiswa di STIQ Amuntai.

Selain menjadi momentum mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi serta kebersamaan di lingkungan sivitas akademika, khususnya dalam menjalankan berbagai program pendidikan dan pembinaan tahfiz Al-Qur’an di STIQ Amuntai.

Pimpinan dan dosen STIQ Amuntai berbincang santai menjelang waktu berbuka (Foto:Humas)

Menjelang waktu berbuka, seluruh pihak tampak menikmati suasana kebersamaan dengan penuh kekeluargaan. Momen tersebut menjadi kesempatan bagi pimpinan, karyawan, dosen, dan instruktur tahfiz untuk saling bertukar cerita, pengalaman, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam mengembangkan pendidikan Al-Qur’an di STIQ Amuntai.

Usai azan Maghrib berkumandang, seluruh peserta bersama-sama melaksanakan  buka puasa  yang kemudian dilanjutkan dengan  salat Maghrib berjamaah , sehingga suasana Ramadhan terasa semakin khidmat dan penuh keberkahan.

Suasana menjelang waktu buka bersama (Foto:Humas)

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan silaturahmi di lingkungan STIQ Amuntai semakin erat, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas sebagai pendidik dan pembina generasi Qur’ani.

Momen silaturrahim Seluruh dosen & Instruktur tahfizh STIQ Amuntai ( Foto:Humas)

 

Pererat Ukhuwah dengan Ulama, Keluarga Besar STIQ Rakha Amuntai Bersilaturrahim ke Abah Guru Bakhit

BALANGAN — Keluarga Besar Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai melaksanakan kegiatan silaturrahim dengan Abah Guru Bakhit pada Ahad malam, (08/02/2026). Silaturrahim ini dilaksanakan setelah pengajian Malam Senin yang rutin diselenggarakan di Pondok Pesantren Nurul Muhibbin Balangan.

Keluarga Besar STIQ Rakha Amuntai mengikuti pengajian Malam Senin di Pondok Pesantren Nurul Muhibbin Balangan (Foto:Humas)

Silaturrahim tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan STIQ Rakha Amuntai, di antaranya Ketua STIQ Rakha Amuntai Mu’allim KH. Dr. Abd Hasib Salim, M.AP, Wakil Ketua I Mu’allim Dr. H. Muh Haris Zubaidillah, SQ., M.Pd, Wakil Ketua II Mu’allim H. Alfianor, Lc., M.Pd.I, Wakil Ketua III Mu’allim Dr. Husin, M.Pd, seluruh Ketua Program Studi PGMI, PBA, dan IAT, serta dosen dan karyawan STIQ Rakha Amuntai.

Kegiatan Silaturrahim ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan ukhuwah antara STIQ Rakha Amuntai dengan para ulama dan pesantren. Selain sebagai ajang memperkuat tali persaudaraan, kunjungan ini juga menjadi sarana memohon nasihat, doa, serta keberkahan dalam perjalanan pengembangan STIQ Rakha Amuntai sebagai lembaga pendidikan Al-Qur’an.

Jajaran pimpinan STIQ Rakha Amuntai bersama Abah Guru Bakhit dalam suasana silaturrahim yang penuh kekeluargaan di Pondok Pesantren Nurul Muhibbin (Foto:Humas)

Dalam suasana yang hangat dan penuh khidmat, rombongan STIQ Rakha Amuntai disambut langsung oleh Abah Guru Bakhit. Pertemuan tersebut berlangsung dalam nuansa kekeluargaan, diselingi dengan tausiyah dan nasihat yang sarat makna bagi seluruh keluarga besar STIQ yang hadir.

Melalui kegiatan Silaturrahim ini, Keluarga Besar STIQ Rakha Amuntai berharap hubungan baik dengan para ulama dan pesantren terus terjaga, serta menjadi sumber motivasi dan inspirasi dalam mencetak generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan berkhidmat kepada umat.

Foto bersama Ketua STIQ Rakha Amuntai dengan Abah Guru Bakhit usai kegiatan silaturrahim (Foto:Humas)

 

Ketua STIQ Rakha Amuntai Mu’allim KH. Dr. Abd Hasib Salim, M.AP berpamitan dengan Abah Guru Bakhit dalam suasana penuh kekeluargaan usai kegiatan silaturrahim (Foto:Humas)

Rangkaian silaturrahim Keluarga Besar STIQ Rakha Amuntai telah dirangkum dalam bentuk video dan dipublikasikan melalui akun Instagram resmi STIQ Rakha Amuntai.

https://www.instagram.com/reel/DUhiiqrE4BY/?igsh=MWpvbW9hbjc3bnhrdQ==

Kupas Pendidikan Keluarga Perspektif Al-Qur’an dan Sunnah, STIQ Rakha Amuntai Gelar Seminar Internasional

AMUNTAI — Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai menyelenggarakan Seminar Internasional bertajuk “Pendidikan Keluarga dan Masyarakat Berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah” pada Sabtu (07/02/2026). Kegiatan ini berlangsung di Audit STIQ Rakha Amuntai mulai pukul 10.30 WITA hingga selesai dan diikuti oleh seluruh sivitas akademika STIQ Rakha Amuntai

Seminar internasional ini menghadirkan narasumber dari Yaman, Habib Dr. Thahir bin Husin Al-Atthos, yang menyampaikan materi secara langsung menggunakan Bahasa Arab. Kehadirannya memberikan nuansa keilmuan internasional sekaligus memperkaya wawasan keislaman peserta, khususnya dalam kajian pendidikan keluarga dan masyarakat berbasis Al-Qur’an dan Sunnah.

Acara ini dihadiri oleh Ketua STIQ Rakha Amuntai Mu’allim Dr. H. Abd Hasib Salim, M.AP, Wakil Ketua I Dr. H. Muh Haris Zubaidillah, SQ., M.Pd., Kepala Tata Usaha H. Abdiansyah, S.Pd.I., MM, Ulama Kabupaten Hulu Sungai Utara sekaligus dosen STIQ Rakha Amuntai Dr. KH. Ainor Ridha, Lc., M.Pd.I, seluruh dosen, Instruktur Tahfiz STIQ, serta seluruh mahasiswa dan mahasiswi STIQ Rakha Amuntai.

Habib Dr. Thahir bin Husin Al-Atthos saat menyampaikan materi Seminar Internasional menggunakan Bahasa Arab di hadapan sivitas akademika STIQ Rakha Amuntai (Foto/Humas)

Dalam pemaparannya, Habib Dr. Thahir bin Husin Al-Atthos menekankan bahwa pendidikan keluarga memiliki peran fundamental dalam membangun masyarakat yang Qur’ani. Beliau menyampaikan bahwa terdapat dua hal utama yang harus dibangun dalam pendidikan keluarga, yaitu cinta dan kepercayaan antara orang tua dan anak.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa pembangunan cinta dan kepercayaan tersebut dapat diwujudkan melalui beberapa cara, di antaranya dengan membangun komunikasi yang baik antara orang tua dan anak, yakni dengan mendengarkan anak ketika berbicara serta berusaha melakukan pendekatan dengan anak. Selain itu, orang tua juga perlu menciptakan suasana dan perasaan yang positif agar anak merasa bahagia, nyaman, dan senang bersama orang tuanya.

Antusiasme mahasiswa dan mahasiswi STIQ Rakha Amuntai mengikuti Seminar Internasional bertema Pendidikan Keluarga dan Masyarakat Berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah (Foto/Humas)

Melalui kegiatan seminar internasional ini, STIQ Rakha Amuntai berharap dapat memperkuat pemahaman sivitas akademika mengenai pentingnya pendidikan keluarga yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah, sekaligus memperluas wawasan keilmuan melalui interaksi langsung dengan ulama dan pelajar internasional.

Mahasiswa STIQ Rakha Amuntai mengajukan pertanyaan kepada narasumber dalam sesi tanya jawab (Foto/Humas)

 

Ketua STIQ Rakha Amuntai menyerahkan cinderamata kepada Habib Dr. Thahir bin Husin Al-Atthos sebagai bentuk apresiasi dalam Seminar Internasional di Audit STIQ Rakha Amuntai (Foto/Humas)

 

Foto bersama pimpinan STIQ Rakha Amuntai, narasumber, dosen, dan mahasiswa usai pelaksanaan Seminar Internasional Pendidikan Keluarga dan Masyarakat Berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah (Foto/Humas)