Semarak Kemerdekaan, STIQ Rakha Amuntai Ikuti Upacara 17 Agustus Terpusat di Ponpes RAKHA

AMUNTAI — Keluarga besar Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai turut ambil bagian dalam momentum bersejarah peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Bersama seluruh elemen di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah (RAKHA), STIQ Rakha Amuntai mengikuti upacara bendera 17 Agustus 2026 yang diselenggarakan secara terpusat di Halaman 2 Pondok Pesantren RAKHA Amuntai.

Suasana khidmat upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 2026 yang diikuti oleh ribuan santri dan mahasiswa di Halaman 2 Pondok Pesantren RAKHA Amuntai. (Foto:MediaSTIQ)

Kegiatan yang dimulai tepat pada pukul 07.30 WITA tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan tertib. Upacara kemerdekaan tahun ini terasa begitu istimewa dan megah karena dihadiri oleh seluruh elemen yayasan. Tampak berhadir jajaran pimpinan Yayasan Ponpes RAKHA, dewan guru, para dosen, hingga ribuan santri dan mahasiswa dari seluruh jenjang pendidikan. Seluruh barisan dari unit RA, MI, MTs NIPA, MTs NIPI, MA NIPA, MA NIPI, STAI RAKHA, Ma’had Aly RAKHA, hingga STIQ Rakha Amuntai tampak memadati lapangan upacara.

Kehadiran seluruh civitas academica dalam upacara gabungan ini merupakan wujud nyata penanaman nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air. Selain sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan kemerdekaan, kegiatan ini diadakan untuk meneguhkan kembali komitmen lembaga pendidikan Islam dalam mencetak generasi penerus bangsa yang tangguh, religius, serta berdedikasi tinggi bagi kemajuan Indonesia di masa depan.

Momen Assoc. Prof. Dr. H. Muh. Haris Zubaidillah, M.Pd. saat menyampaikan amanat kebangsaan selaku Pembina Upacara di hadapan seluruh elemen Yayasan Ponpes RAKHA. (Foto:MediaSTIQ)

Bertindak selaku Pembina Upacara pada momen penuh makna ini adalah Assoc. Prof. Dr. H. Muh. Haris Zubaidillah, M.Pd. Dalam amanat kebangsaannya, beliau sangat menekankan esensi sejati dari sebuah kemerdekaan dan peran krusial pendidikan bagi kemajuan bangsa. Beliau berpesan agar para santri dan mahasiswa tidak sekadar memaknai kemerdekaan sebagai perayaan seremonial belaka.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang cerdas dan cinta tanah air. Mari kita mengabdi kepada tanah air dan jangan biarkan kemerdekaan hanya sekedar bendera di atas tiang,” tegas beliau, membakar semangat kebangsaan seluruh peserta upacara.

Sebagai penutup rangkaian formal upacara kemerdekaan, suasana hening dan syahdu menyelimuti lapangan saat pembacaan doa dilantunkan. Doa penutup ini dipimpin langsung oleh Kyai Pondok Pesantren RAKHA, Mu’allim KH. Muhammad Syaukani, Lc. Dalam munajatnya, beliau memohon keberkahan, kedamaian, dan kemajuan bagi bangsa Indonesia, serta kelancaran bagi seluruh santri dan mahasiswa dalam menuntut ilmu demi masa depan agama dan bangsa.

Kyai Pondok Pesantren RAKHA, Mu’allim KH. Muhammad Syaukani, Lc., saat memimpin pembacaan doa dengan penuh kekhusyukan sebagai penutup rangkaian formal upacara kemerdekaan. (Foto:MediaSTIQ)

Setelah seluruh rangkaian upacara bendera yang sakral selesai dilaksanakan, suasana lapangan perlahan berganti menjadi semarak. Berbagai penampilan unjuk bakat dari para santri dan santriwati disuguhkan ke tengah lapangan. Rangkaian penutup ini tidak hanya menyemarakkan peringatan hari bersejarah, tetapi juga menjadi wadah apresiasi yang membanggakan atas kreativitas seni para santri Ponpes RAKHA.

Kemeriahan atraksi dan unjuk bakat dari para santri dan santriwati Pondok Pesantren RAKHA yang sukses memukau peserta upacara dan mewarnai peringatan kemerdekaan tahun ini. (Foto:MediaQuFa)

Di balik kemeriahan peringatan HUT RI tersebut, terselip sebuah momen yang sangat istimewa bagi keluarga besar STIQ Rakha Amuntai. Tepat pada perayaan 17 Agustus 2026 ini, Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., juga merayakan hari miladnya yang ke-66 tahun. Kebetulan yang indah ini tentu menambah rasa syukur, kebahagiaan, dan kehangatan tersendiri bagi seluruh pimpinan, dosen, dan mahasiswa STIQ Rakha Amuntai yang hadir pada hari itu.

Momen keakraban dan kekompakan, foto bersama Kyai Pondok Pesantren RAKHA beserta jajaran Mu’allim dan pimpinan lembaga usai suksesnya pelaksanaan upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI. (Foto:MediaSTIQ)
Momen penuh syukur, Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., yang turut merayakan milad ke-66 bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan RI. (Foto:MediaSTIQ)

Kenalkan Kehidupan Kampus dan Tradisi Ulama, STIQ Rakha Amuntai Resmi Buka Rangkaian Mastama 2026

AMUNTAI — Menyambut kehadiran generasi mahasiswa baru tahun akademik 2026, Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai kembali menyelenggarakan Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama). Acara pembukaan kegiatan pengenalan kampus yang penuh antusiasme ini dilangsungkan secara khidmat di Auditorium Lantai I STIQ Rakha Amuntai pada hari Ahad sore, mulai pukul 14.00 WITA hingga selesai.

Suasana pembukaan Masa Ta’aruf Mahasiswa (Mastama) STIQ Rakha Amuntai Tahun 2026 yang dipadati oleh calon mahasiswa baru di Auditorium Lantai I. (Foto:MediaSTIQ)

Acara pembukaan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tinggi kampus. Tampak hadir Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., didampingi oleh Wakil Ketua I, Mu’allim Assoc. Prof. Dr. H. Muh. Haris Zubaidillah, M.Pd.

Turut berhadir pula jajaran pimpinan program studi, di antaranya Kaprodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Mu’allim Dr. Haji Hamli, M.Pd.I., Kaprodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Mu’allim Dony Ahmad Ramadhani, M.Pd.I., MM., serta Sekretaris Badan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (BPPM), Mu’allim H. Hasan, MA.Hum. Hadir pula perwakilan dosen yang senantiasa mendampingi mahasiswa, yakni Mu’allim M. Syihabuddin, M.Pd. dan Mu’allim Sandy Aulia Rahman, M.Pd.

Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi rangkaian kegiatan Mastama 2026. (Foto:MediaSTIQ)

Dari unsur kepanitiaan dan organisasi mahasiswa, acara ini dikawal penuh oleh Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA), Adi Aulia Rahman, beserta Ketua Badan Otonom Mahasiswi (BOM), Juwairiah. Selain itu, pimpinan Himpunan Mahasiswa dari program studi PGMI, IAT, dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) juga turut serta menyambut hangat kedatangan seluruh peserta Mastama 2026.

Mastama merupakan gerbang awal yang sangat krusial bagi para calon mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan transisi menuju lingkungan pendidikan tinggi. Kegiatan ini diadakan dengan tujuan utama menanamkan nilai-nilai keislaman, etika akademik, serta tradisi luhur kepesantrenan yang menjadi fondasi utama STIQ Rakha Amuntai. Melalui Mastama, para mahasiswa diharapkan tidak hanya siap menghadapi sistem perkuliahan, tetapi juga memiliki karakter Qur’ani dan akhlakul karimah yang kuat sebelum resmi memulai perjalanan akademiknya.

Momen Ketua DEMA, Adi Aulia Rahman memberikan sambutan terkait kesiapan Mastama 2026. (Foto:MediaSTIQ)
Momen Suasana khidmat saat pembukaan secara resmi acara Mastama 2026. (Foto:MediaQuFa)

Rangkaian kegiatan Mastama tahun ini dirancang secara komprehensif. Sebelumnya, pada Jumat (14/08), para peserta telah lebih dulu mengikuti sesi pembekalan awal. Setelah resmi dibuka pada hari Ahad, rangkaian utama Mastama dijadwalkan berlangsung secara intensif selama empat hari, mulai dari hari Senin hingga Kamis.

Selama pelaksanaan tersebut, para mahasiswa baru disuguhi berbagai materi fundamental. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan struktur dan prospek masing-masing program studi (keprodian), pemahaman tata tertib kampus, hingga wawasan umum seputar dinamika dunia perkuliahan.

Momen khidmat para peserta Mastama STIQ Rakha Amuntai 2026 saat memanjatkan doa di makam Muassis Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah (RAKHA) Amuntai, Mu’allim KH. Abdurrasyid. (Foto:MediaSTIQ)
Meneladani jejak langkah perjuangan pendahulu, mahasiswi baru STIQ Rakha Amuntai melaksanakan ziarah ke makam pendiri kampus, Mu’allim Dr. KH. M. Saberan Affandi, Lc., MA. (Foto:MediaSTIQ)

Tidak hanya diisi dengan materi di dalam ruangan, Mastama STIQ Rakha Amuntai juga diwarnai dengan tradisi spiritual yang kental. Pada hari Selasa, seluruh peserta dijadwalkan untuk turun langsung melaksanakan ziarah ke makam para pendahulu.

Rombongan mahasiswa baru ini berziarah ke makam Muassis Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah (RAKHA) Amuntai, yakni Mu’allim KH. Abdurrasyid, serta makam pendiri STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. M. Saberan Affandi, Lc., MA. Kegiatan ziarah ini menjadi momen refleksi spiritual untuk mengambil ibrah (pelajaran) tentang ketekunan dan keikhlasan, sekaligus memohon keberkahan dari perjuangan para ulama perintis lembaga pendidikan kebanggaan masyarakat Hulu Sungai Utara ini.

FOTO MOMEN MASTAMA STIQ 2026

Antusiasme peserta akhwat pada acara Pembukaan Mastama 2026. (Foto:MediaSTIQ)
Antusiasme peserta ikhwan pada acara Pembukaan Mastama 2026 saat memberikan salam 30 Juz. (Foto:MediaSTIQ)
Momen foto bersama Mu’allim & seluruh peserta Mastama 2026. (Foto:MediaSTIQ)

Cetak Pendidik Tangguh, 171 Mahasiswa PBA dan PGMI STIQ Rakha Amuntai Siap Mengabdi di Awayan

BALANGAN — Halaman Kantor Kecamatan Awayan tampak dipadati oleh ratusan mahasiswa beralmamater biru pada Rabu (05/08/2026) pagi. Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai secara resmi melangsungkan acara pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler untuk wilayah Kecamatan Awayan.

Suasana khidmat acara pelepasan 171 mahasiswa KKN Reguler STIQ Rakha Amuntai di Halaman Kantor Kecamatan Awayan. (Foto:MediaSTIQ)

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 08.30 WITA ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari pihak sejarawan maupun unsur pemerintah daerah. Dari pihak kampus, hadir langsung Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., didampingi para Wakil Ketua, serta Ketua Biro KKN STIQ, Mu’allim H. Abdiansyah S.Pd.I., MM., beserta seluruh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) wilayah Awayan.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Balangan menaruh perhatian penuh pada kegiatan ini. Bupati Balangan yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Balangan, Bapak H. Abiji, S.Pd., M.AP., turut hadir memberikan Arah. Hadir pula Camat Awayan, Bapak Muhammad, S.Ap., beserta unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), dan seluruh 23 Kepala Desa yang ada di lingkungan Kecamatan Awayan.

Kehadiran program KKN Reguler ini merupakan wujud komitmen STIQ Rakha Amuntai dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian masyarakat. Program ini dirancang agar mahasiswa dapat turun langsung berkontribusi memecahkan permasalahan di desa, sekaligus menciptakan ilmu kependidikan keagamaan agar selaras dengan kebutuhan masyarakat dan program pembangunan daerah di Kabupaten Balangan.

Acara pelepasan ini berjalan dengan tertib dan terstruktur. Kegiatan diawali dengan pemaparan laporan oleh Ketua Biro KKN STIQ Rakha Amuntai. Dalam laporannya, Mu’allim H. Abdiansyah mengemukakan bahwa KKN Reguler di Kecamatan Awayan ini diikuti oleh 171 mahasiswa yang berasal dari dua program studi, yakni Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI).

Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr.KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., saat memberikan berbagai pelepasan secara resmi kepada mahasiswa KKN Reguler STIQ Rakha Amuntai di Kecamatan Awayan. (Foto:MediaSTIQ)

Rangkaian acara berlanjut pada momen inti, yakni perayaan dari Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP. Dalam pidatonya, beliau menyampaikan pesan-pesan moral dan wejangan kepada para mahasiswa agar selalu menjaga nama baik almamater serta mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah. Di akhir penuturannya, Mu’allim Hasib secara resmi melepas kepergian 171 mahasiswa KKN untuk mulai mengabdi di 23 desa yang tersebar di Kecamatan Awayan.

Bapak H. Abiji, S.Pd., M.AP., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Balangan, memberikan berbagai dan arahan strategi kepada mahasiswa KKN STIQ Rakha Amuntai. (Foto:MediaSTIQ)

Sebagai bentuk dukungan penuh dari pemerintah daerah, Kepala Disdikbud Balangan, Bapak H. Abiji, yang mewakili Bupati Balangan, juga memberikan Berbagai strategi hangat sekaligus arahan kepada para peserta KKN.

Dalam arahannya, Bapak Abiji menekankan pentingnya kemampuan bersosialisasi dan beradaptasi. Ia berpesan agar para siswa selalu menghormati kearifan lokal dan adat istiadat masyarakat setempat. Lebih lanjut, beliau mendorong agar program kerja yang dibawa oleh para mahasiswa, khususnya di bidang keagamaan dan pendidikan dasar, dapat benar-benar diwujudkan di lapangan.

Acara peluncuran pun ditutup dengan doa bersama, menandai dimulainya langkah nyata ratusan mahasiswa STIQ Rakha Amuntai dalam memberikan bakti terbaiknya untuk masyarakat Kabupaten Balangan.

Momen Dosen Pembimbing Lapangan turut hadir dalam Pelepasan KKN STIQ Rakha Amuntai di Kecamatan Awayan. (Foto:MediaSTIQ)
Momen Tamu Undangan beserta 23 Kades turut hadir memeriahkan sekaligus Menyambut Peserta KKN STIQ Rakha Amuntai di Kecamatan Awayan. (Foto:MediaSTIQ)

STIQ Rakha Amuntai Resmi Lepas Mahasiswa KKN Internasional Malaysia dan Program Khusus

AMUNTAI — Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai secara resmi menggelar acara pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional dan KKN Program Khusus (PK). Acara pelepasan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Auditorium Lantai I, STIQ Amuntai, pada Senin (03/08/2026) pagi.

Suasana pelepasan mahasiswa KKN Internasional Malaysia dan Program Khusus (PK) yang langsungkan di Auditorium Lantai I STIQ Amuntai. (Foto:MediaSTIQ)

Acara megah ini dimeriahkan langsung oleh jajaran pimpinan dan tokoh pemerintah setempat. Turut hadir Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., Wakil Ketua I Bidang Akademik, Mu’allim Assoc. Prof. Dr. Muh. Haris Zubaidillah, M.Pd., Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Mu’allim Assoc. Prof. Dr. Husin, M.Pd., dan Kepala Biro KKN STIQ, Mu’allim H. Abdiansyah, S.Pd.I., M.M.

Dari pihak pemerintahan, hadir perwakilan Camat Amuntai Utara, yakni Bapak Wahyu Septiadi Putra, S.AK , MM selaku Kasi Pelayanan, Perekonomian dan Kesejahteraan Sosial Kecamatan Amuntai Utara. Selain itu, kegiatan ini juga disaksikan oleh para Kepala Desa di Kecamatan Amuntai Utara (Kades Murung Karangan, Teluk Daun, Sungai Turak Dalam, dan Panyaungan), seluruh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) wilayah Amuntai Utara dan Internasional, serta para mahasiswa peserta KKN.

Program KKN ini sendiri diselenggarakan sebagai penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, program KKN Internasional dan Program Khusus ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menerapkan ilmu Al-Qur’an di tengah masyarakat luas. Kegiatan ini juga menjadi misi penting kampus untuk memperluas jaringan syiar Islam STIQ Rakha Amuntai, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat global.

Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr.KH. Abd. Hasib Salim, M.AP. (tengah) memberikan arahan dan pembekalan kepada para mahasiswa KKN sebelum diterjunkan ke masyarakat. (Foto:MediaSTIQ)

Tercatat ada sebanyak 46 mahasiswa yang mengikuti program ini, dengan rincian 24 orang tergabung dalam KKN Internasional tujuan Malaysia, dan 22 orang mengikuti KKN Program Khusus (PK).

Sebelum diberangkatkan ke Malaysia, para peserta KKN Internasional diwajibkan melaksanakan pengabdian masyarakat tahap awal di beberapa titik wilayah lokal. Fokus pengabdian lokal tersebut tersebar di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Di wilayah HSU, para mahasiswa akan mengabdi di Daru Tahfizh Al-Qur’an Asy-Syifa Jumba, TPQ Al Muhibbin (Telaga Silaba), dan TPA Darussalam (Sungai Malang). Sementara untuk wilayah HST, pengabdian akan dipusatkan di Rumah Tahfizh Andang, Barabai.

Dengan adanya pelepasan ini, diharapkan seluruh mahasiswa KKN dapat menjaga nama baik almamater, memberikan kontribusi positif bagi tempat mengabdi mereka, serta membawa pulang ilmu dan pengalaman yang berharga untuk bekal masa depan.

Momen Suasana Khidmat Pelepasan Mahasiswa KKN Internasional Malaysia dan Program Khusus. (Foto:MediaSTIQ)

Penuh Khidmat, STIQ Amuntai Gelar Yudisium PBA ke-XXXIV dan PGMI ke-XII

AMUNTAI – Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Amuntai sukses menyelenggarakan prosesi Yudisium Sarjana Strata-1 (S1) untuk dua program studi sekaligus, yakni Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) ke-XXXIV dan Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Angkatan ke-XII. Acara yang mengukuhkan sebanyak 239 orang peserta yudisium ini berlangsung dengan penuh khidmat di Auditorium STIQ Amuntai pada Rabu (01/07/2026).

Suasana khidmat prosesi Yudisium Sarjana S1 Prodi PBA ke-XXXIV dan PGMI ke-XII yang berlangsung di Auditorium STIQ Amuntai, Rabu (01/07). (Foto:MediaSTIQ)

Rapat terbuka senat akademik ini dihadiri langsung oleh Ketua STIQ Amuntai, Mu’allim Dr. H. Abd. Hasib Salim, M.AP., Wakil Ketua I Dr. H. M. Haris Zubaidillah, M.Pd.I., Wakil Ketua II H. Alfianor, Lc., M.Pd.I., serta Wakil Ketua III Dr. Husin, M.Pd.

Turut berhadir pula Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) H. Abdiansyah, S.Pd.I., MM., Ketua PPTQ STIQ Amuntai Hj. Rafiqah, SQ., M.Pd.I., serta segenap jajaran dosen, karyawan, dan instruktur Tahfiz di lingkungan kampus STIQ Amuntai yang ikut menyaksikan momen bersejarah para lulusan.

Ketua STIQ Amuntai, Mu’allim Dr. H. Abd. Hasib Salim, M.AP., saat memimpin dan mengukuhkan para sarjana baru. (Foto:MediaSTIQ)

Momen yudisium tahun ini terasa sangat istimewa dan membanggakan bagi seluruh sivitas akademika. Dari total 239 sarjana yang dikukuhkan, seluruh lulusan berhasil menyelesaikan studi dengan kualifikasi hafalan Al-Qur’an tertentu yang menjadi ciri khas dan keunggulan utama STIQ Amuntai. Bahkan, terdapat 18 orang sarjana di antaranya yang sukses meraih capaian luar biasa dengan menuntaskan hafalan Al-Qur’an penuh sebanyak 30 Juz.

Penyerahan penghargaan kepada dua lulusan terbaik predikat Pujian (Cumlaude) sekaligus hafizah 30 Juz, Eka Wati, S.Pd (PGMI) dan Raudatul Hasanah, S.Pd (PBA). (Foto:MediaSTIQ)

Puncak kekhidmatan acara ditandai dengan pengumuman lulusan terbaik dengan predikat Pujian (Cumlaude). Dari Program Studi PGMI, predikat lulusan terbaik diraih oleh Eka Wati, S.Pd dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) gemilang mencapai 3,91 sekaligus menyandang status sebagai hafizah 30 Juz. Sementara itu, dari Program Studi PBA, predikat lulusan terbaik berhasil disematkan kepada Raudatul Hasanah, S.Pd yang sukses membukukan IPK 3,82 dan juga telah menyelesaikan hafalan 30 Juz Al-Qur’an.

Acara pengukuhan ini menjadi bukti nyata komitmen STIQ Amuntai dalam mencetak sarjana pendidikan yang tidak hanya unggul secara intelektual dan akademik, tetapi juga berkarakter luhur dengan pondasi Al-Qur’an yang kuat. Para lulusan baru ini diharapkan siap terjun ke lapangan untuk mengabdi dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat luas.

DOKUMENTASI & KESERUAN YUDISIUM

Sesi foto bersama jajaran pimpinan, dosen, dan seluruh sarjana baru Prodi PBA serta PGMI STIQ Amuntai sebagai penutup rangkaian acara. (Foto:Media STIQ)

 

Sesi foto bersama jajaran pimpinan, dosen, karyawan dan seluruh instruktur tahfiz STIQ Amuntai. (Foto:Media STIQ)

Untuk melihat kembali momen bahagia dan keseruan prosesi Yudisium PBA ke-XXXIV & PGMI ke-XII STIQ Amuntai, Anda dapat menyaksikan video selengkapnya melalui tayangan YouTube resmi STIQ Amuntai pada tautan di bawah ini:

📺 Tonton Rekaman Live di YouTube:

(https://www.youtube.com/live/S4iEQtiw3BM?si=Y2lkBWV0ocSBm5nV)

Dokumentasi Video Yudisium:

(https://youtu.be/_6KoaEIMmVQ?si=FjQK1mgQ4SNeeqdN)

Sukses Gelar Wisuda Tahfiz V, Qufa Center STIQ Amuntai Kukuhkan 719 Generasi Qur’ani HSU

AMUNTAI – Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai melalui program Qur’anic Family Center (Qufa Center) kembali menorehkan prestasi gemilang dalam dunia pendidikan keagamaan. Sebanyak 719 peserta dari tingkat TK Negeri, SD, hingga SMP Negeri se-Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) resmi dikukuhkan dalam acara Wisuda Tahfiz ke V di Gedung H. Abdul Wahid, Senin (18/5/2026).

Mengusung tema “Semangat Menghafal Qur’an Menuju HSU Bangkit” , perhelatan akbar ini menjadi wujud nyata komitmen STIQ Amuntai dalam membentuk fondasi karakter generasi muda yang religius, cerdas, dan berakhlak mulia.

Pusat Peradaban dan Kebangkitan HSU

Keberhasilan program tahfiz ini mendapat sorotan khusus dari Ketua STIQ Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP. Dalam tampilannya, wisuda ini bukan sekedar seremonial, melainkan tonggak sejarah bagi Kabupaten HSU.

“Cita-cita Kabupaten HSU sejak tahun 1998 menjadikan HSU sebagai kota bertaqwa.Hari ini kita melihat inilah kebangkitan HSU sebagai kota bertaqwa,” ungkap Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP. Beliau menegaskan bahwa acara ini adalah bukti nyata berkembang pesatnya pendidikan Al-Qur’an yang digawangi oleh STIQ Amuntai.

Ketua STIQ Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP sedang menyampaikan Berbagai. (Foto:Humas)

Sinergi Kuat dengan Pemerintah Daerah

Ketua Pelaksana Wisuda Tahfiz V, Ahmad Murtadha, S.Pd., menyampaikan laporan kegiatan bahwa ratusan peserta tersebut terdiri dari 4 peserta tingkat TK, 445 peserta SD, dan 270 peserta SMP. “Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat terus menumbuhkan semangat anak-anak untuk menghafal Al-Qur’an. Tentu, kelancaran acara ini tidak lepas dari dukungan penuh fasilitas dari pemerintah daerah,” jelasnya.

Apresiasi tinggi pun datang langsung dari Bupati HSU, H. Sahrujani, yang hadir secara langsung di tengah-tengah ratusan hafiz muda. Bupati menggambarkan konsistensi STIQ Rakha Amuntai dan Qufa Center yang telah menjalankan program ini selama lima tahun berturut-turut.

“Kerja sama yang konsisten hingga memasuki tahun ke-5 ini merupakan bukti nyata kepedulian kita bersama. Melalui program pelatihan tahsin dan tahfiz ini, kita sedang mempersiapkan generasi masa depan HSU yang unggul secara intelektual dan berakhlak mulia,” tutur Bapak H. Sahrujani.

Bupati HSU, H. Sahrujani, saat menyerahkan piagam penghargaan kepada Fatimah Az-Zahra (SDN Kaludan Kecil) sebagai wisudawati terbaik dengan pencapaian hafalan 20 Juz Al-Qur’an. (Foto:Humas)

Lahirkan Bintang Al-Qur’an

Acara puncak ditandai dengan momen penuh haru saat Bupati HSU menyerahkan piagam penghargaan secara langsung kepada wisudawati terbaik. Adalah Fatimah Az-Zahra, siswi asal SDN Kaludan Kecil, yang berhasil mencuri perhatian seluruh hadirin atas prestasinya merampungkan hafalan sebanyak 20 Juz Al-Qur’an di usia belia.

Pencapaian luar biasa Fatimah dan ratusan peserta lainnya menjadi bukti tak terbantahkan bahwa program pelatihan Qufa Center STIQ Amuntai telah berada di jalur yang tepat dalam mencetak para penjaga Kalamullah di Banua.

Momen 719 Peserta dari TKN, SD, SMPN Se-Kabupaten HSU mengikuti rangkaian kegiatan Wisuda Tahfiz V. (Foto:Humas)

 

Momen foto bersama seluruh tamu undangan dan peserta wisuda tahfizh ke V. (Foto:Humas)

Pererat Silaturahim Akademik, STIQ Amuntai Sambut Kunjungan Sosialisasi Pascasarjana UIN Palangkaraya

AMUNTAI – Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Amuntai menerima kunjungan silaturahmi sekaligus sosialisasi dari Tim Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Palangkaraya pada Selasa (28/4/2026). Pertemuan yang berlangsung di Aula Lantai III STIQ Amuntai ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antar-perguruan tinggi Islam di Kalimantan.

Kedatangan tim dari UIN Palangkaraya disambut langsung oleh jajaran Pimpinan STIQ Amuntai. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkenalkan berbagai program studi lanjutan pada jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3), serta memberikan informasi mengenai peluang pengembangan kualifikasi akademik bagi civitas akademika STIQ Amuntai.

Penyampaian materi sosialisasi mengenai program unggulan Pascasarjana UIN Palangkaraya di hadapan para dosen dan mahasiswa STIQ Amuntai. (Foto:Humas)

Mendorong Peningkatan Kualitas SDM

Pimpinan STIQ Amuntai menyambut positif inisiatif sosialisasi ini sebagai langkah strategis dalam mendorong para dosen dan alumni untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini selaras dengan visi STIQ Amuntai untuk terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan kompeten di bidangnya.

mahasiswa STIQ Amuntai saat menyimak pemaparan mengenai peluang beasiswa dan program studi unggulan yang ditawarkan oleh Pascasarjana UIN Palangkaraya. (Foto:Humas)

Sinergi Antar-Institusi

Dalam sesi sosialisasi, Tim Pascasarjana UIN Palangkaraya memaparkan berbagai kemudahan akses pendaftaran, kurikulum yang relevan, serta fasilitas pendukung akademik yang tersedia. Diskusi interaktif yang terbangun menunjukkan antusiasme yang tinggi dari pihak STIQ Amuntai terhadap peluang kolaborasi pendidikan ini.

Kegiatan ini diakhiri dengan sesi ramah tamah sebagai bentuk apresiasi atas terjalinnya komunikasi yang baik antar kedua institusi. Melalui kunjungan ini, STIQ Amuntai terus menunjukkan eksistensinya sebagai kampus yang terbuka terhadap kerja sama eksternal demi kemajuan pendidikan Islam di Indonesia.

Antusiasme mahasiswi STIQ Amuntai dalam sesi tanya jawab terkait mekanisme perkuliahan dan konsentrasi keilmuan di jenjang pascasarjana. (Foto:Humas)

STIQ Amuntai Gelar Tes Masuk Calon Mahasiswa Baru Gelombang I Tahun 2026

AMUNTAI – Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Amuntai secara resmi melaksanakan rangkaian Tes Masuk bagi calon mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 untuk Gelombang I. Kegiatan yang berlangsung pada Ahad (26/4/2026) ini diselenggarakan di Lantai II Gedung STIQ Amuntai dengan pengawasan ketat guna menjamin kualitas input akademik institusi.

Seleksi ini diikuti oleh pendaftar pada tiga program studi unggulan, yaitu Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT). Sebaran peserta yang mencakup kelompok Ikhwan dan Akhwat ini menunjukkan keberlanjutan minat masyarakat terhadap pendidikan tinggi Islam berbasis Al-Qur’an di kawasan ini.

Adapun rincian peserta pada gelombang I ini tersebar di tiga prodi, yakni:

  • Pendidikan Bahasa Arab (PBA): 32 peserta (6 Ikhwan, 26 Akhwat).

  • Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI): 41 peserta (10 Ikhwan, 31 Akhwat).

  • Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT): 38 peserta (13 Ikhwan, 25 Akhwat).

Peserta saat mengikuti sesi ujian lisan baca Al-Qur’an sebagai salah satu syarat mutlak standarisasi kompetensi mahasiswa di STIQ Amuntai. (Foto:Humas)

Prosedur Seleksi dan Standar Akademik

Guna memastikan calon mahasiswa memiliki kesiapan yang matang, panitia seleksi menerapkan dua tahapan ujian utama. Sesi pertama dimulai pukul 08.30 hingga 10.00 WITA, berfokus pada tes materi keprodian yang relevan dengan konsentrasi keilmuan masing-masing peserta.

Peserta saat mengikuti sesi ujian materi keprodian. (Foto:Humas)

Tahap berikutnya adalah ujian lisan berupa tes baca Al-Qur’an. Tahapan ini merupakan instrumen wajib bagi STIQ Amuntai dalam mengukur kompetensi dasar religi setiap calon mahasiswa, selaras dengan visi institusi dalam mencetak lulusan yang mahir dan kompeten dalam bidang studi Al-Qur’an.

Informasi Pendaftaran Gelombang II

Seiring dengan selesainya seleksi tahap pertama, STIQ Amuntai menginformasikan bahwa pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) untuk  Gelombang Kedua masih dibuka. STIQ Amuntai mengundang putra-putri terbaik untuk bergabung dan mengembangkan kapasitas diri melalui lingkungan akademik yang terintegrasi. Informasi pendaftaran dan persyaratan selengkapnya dapat diakses melalui tautan berikut: 👉 [Link Pendaftaran PMB STIQ Amuntai]


Dokumentasi Kegiatan Tes masuk Gelombang I dapat dilihat melalui unggahan video resmi di akun Instagram STIQ Amuntai melalui tautan di bawah ini:

📷 [Link Instagram STIQ Amuntai]

Momen Pengawas ujian memastikan ketertiban sesi ujian materi. (Foto:Humas)

 

Tes Baca Al-Qur’an untuk Calon Mahasiswi STIQ Amuntai. (Foto:Humas)