AMUNTAI — Keluarga besar Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai turut ambil bagian dalam momentum bersejarah peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Bersama seluruh elemen di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah (RAKHA), STIQ Rakha Amuntai mengikuti upacara bendera 17 Agustus 2026 yang diselenggarakan secara terpusat di Halaman 2 Pondok Pesantren RAKHA Amuntai.

Kegiatan yang dimulai tepat pada pukul 07.30 WITA tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan tertib. Upacara kemerdekaan tahun ini terasa begitu istimewa dan megah karena dihadiri oleh seluruh elemen yayasan. Tampak berhadir jajaran pimpinan Yayasan Ponpes RAKHA, dewan guru, para dosen, hingga ribuan santri dan mahasiswa dari seluruh jenjang pendidikan. Seluruh barisan dari unit RA, MI, MTs NIPA, MTs NIPI, MA NIPA, MA NIPI, STAI RAKHA, Ma’had Aly RAKHA, hingga STIQ Rakha Amuntai tampak memadati lapangan upacara.
Kehadiran seluruh civitas academica dalam upacara gabungan ini merupakan wujud nyata penanaman nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air. Selain sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan kemerdekaan, kegiatan ini diadakan untuk meneguhkan kembali komitmen lembaga pendidikan Islam dalam mencetak generasi penerus bangsa yang tangguh, religius, serta berdedikasi tinggi bagi kemajuan Indonesia di masa depan.

Bertindak selaku Pembina Upacara pada momen penuh makna ini adalah Assoc. Prof. Dr. H. Muh. Haris Zubaidillah, M.Pd. Dalam amanat kebangsaannya, beliau sangat menekankan esensi sejati dari sebuah kemerdekaan dan peran krusial pendidikan bagi kemajuan bangsa. Beliau berpesan agar para santri dan mahasiswa tidak sekadar memaknai kemerdekaan sebagai perayaan seremonial belaka.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang cerdas dan cinta tanah air. Mari kita mengabdi kepada tanah air dan jangan biarkan kemerdekaan hanya sekedar bendera di atas tiang,” tegas beliau, membakar semangat kebangsaan seluruh peserta upacara.
Sebagai penutup rangkaian formal upacara kemerdekaan, suasana hening dan syahdu menyelimuti lapangan saat pembacaan doa dilantunkan. Doa penutup ini dipimpin langsung oleh Kyai Pondok Pesantren RAKHA, Mu’allim KH. Muhammad Syaukani, Lc. Dalam munajatnya, beliau memohon keberkahan, kedamaian, dan kemajuan bagi bangsa Indonesia, serta kelancaran bagi seluruh santri dan mahasiswa dalam menuntut ilmu demi masa depan agama dan bangsa.

Setelah seluruh rangkaian upacara bendera yang sakral selesai dilaksanakan, suasana lapangan perlahan berganti menjadi semarak. Berbagai penampilan unjuk bakat dari para santri dan santriwati disuguhkan ke tengah lapangan. Rangkaian penutup ini tidak hanya menyemarakkan peringatan hari bersejarah, tetapi juga menjadi wadah apresiasi yang membanggakan atas kreativitas seni para santri Ponpes RAKHA.


Di balik kemeriahan peringatan HUT RI tersebut, terselip sebuah momen yang sangat istimewa bagi keluarga besar STIQ Rakha Amuntai. Tepat pada perayaan 17 Agustus 2026 ini, Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., juga merayakan hari miladnya yang ke-66 tahun. Kebetulan yang indah ini tentu menambah rasa syukur, kebahagiaan, dan kehangatan tersendiri bagi seluruh pimpinan, dosen, dan mahasiswa STIQ Rakha Amuntai yang hadir pada hari itu.

