AWAYAN — Rangkaian panjang pengabdian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Amuntai di Kecamatan Awayan resmi berakhir. Momen bersejarah ini ditandai dengan digelarnya acara Penutupan Festival Anak Sholeh STIQ (FASSTIQ) 2026 sekaligus Penarikan Mahasiswa KKN pada Minggu (20/09/2026) siang, bertempat di Lapangan Sepak Bola Putat Basiun.


Acara akbar ini dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, pemerintah daerah, hingga tokoh masyarakat setempat. Dari pihak STIQ Amuntai, hadir langsung Ketua STIQ, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., didampingi para Wakil Ketua, Ketua Biro KKN STIQ, Mu’allim H. Abdiansyah S.Pd.I., MM., serta seluruh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Balangan menaruh perhatian penuh melalui kehadiran Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Balangan, Bapak Aidinnor, S.Sos., MM., yang hadir mewakili Bupati Balangan. Turut memadati undangan yakni Camat Awayan, unsur Muspika (Kepala KUA, Kapolsek, dan Danramil), seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Awayan, tokoh masyarakat, serta seluruh mahasiswa KKN dan peserta pemenang lomba FASSTIQ.
Kegiatan ini diselenggarakan tidak hanya sebagai seremonial penutupan lomba, tetapi juga sebagai bentuk pertanggungjawaban akademis kampus dalam menyerahkan kembali mahasiswa kepada institusi setelah mengabdi. Selain itu, kegiatan ini menjadi momentum apresiasi bagi bakat-bakat Islami anak-anak di Kecamatan Awayan melalui penyerahan penghargaan FASSTIQ.

Jalannya acara diawali dengan sambutan dari Ketua STIQ Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP. Dalam pidatonya, beliau secara resmi menarik kembali seluruh mahasiswa KKN ke kampus. Beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penerimaan yang luar biasa dari Pemerintah Kecamatan Awayan, terkhusus kepada seluruh warga desa. Tidak lupa, Mu’allim Hasib menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa pengabdian terdapat kekhilafan maupun kekurangan dari para mahasiswa.

Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Bapak Aidinnor, S.Sos., MM. Mewakili Bupati Balangan, beliau mengapresiasi dedikasi mahasiswa STIQ Amuntai yang telah membawa dampak positif bagi pembangunan sumber daya manusia di Awayan. Di akhir sambutannya, Bapak Aidinnor secara resmi menutup seluruh rangkaian kegiatan FASSTIQ 2026.
Setelah prosesi penutupan resmi, suasana beralih menjadi meriah. Kemeriahan tersebut semakin bertambah dengan adanya penampilan spesial berupa persembahan dari anak-anak Desa Muara Jaya yang berhasil memukau dan menghibur para tamu undangan yang hadir.

Setelah prosesi penutupan resmi, suasana beralih menjadi meriah dengan diumumkannya para juara dari berbagai cabang lomba FASSTIQ. Wajah-wajah ceria anak-anak pemenang lomba menghiasi panggung saat menerima piala dan penghargaan atas prestasi mereka dalam bidang keagamaan.



Namun, kemeriahan tersebut seketika berubah menjadi suasana penuh haru di penghujung acara. Kesadaran bahwa masa pengabdian secara formal telah berakhir membuat momen perpisahan antar sesama mahasiswa KKN tak terbendung. Segala bentuk perjuangan, suka duka, dan kebersamaan yang telah dilalui bersama selama berada di lokasi KKN membuat mereka saling berpelukan dan meneteskan air mata. Hal ini menandakan betapa eratnya ikatan solidaritas dan kekeluargaan yang telah terjalin di antara para mahasiswa.

Melalui penutupan ini, pimpinan STIQ Amuntai berharap kualitas program KKN di tahun-tahun mendatang dapat terus ditingkatkan. Kepada para mahasiswa yang telah purna tugas pengabdian, diharapkan pengalaman berharga di masyarakat ini menjadi bekal sukses untuk melangkah ke tahap akademik selanjutnya, yakni berfokus menyelesaikan tugas akhir atau skripsi.
(Galeri Kegiatan)

