AMUNTAI — Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai secara resmi menggelar acara pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional dan KKN Program Khusus (PK). Acara pelepasan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di Auditorium Lantai I, STIQ Amuntai, pada Senin (03/08/2026) pagi.

Acara megah ini dimeriahkan langsung oleh jajaran pimpinan dan tokoh pemerintah setempat. Turut hadir Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., Wakil Ketua I Bidang Akademik, Mu’allim Assoc. Prof. Dr. Muh. Haris Zubaidillah, M.Pd., Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Mu’allim Assoc. Prof. Dr. Husin, M.Pd., dan Kepala Biro KKN STIQ, Mu’allim H. Abdiansyah, S.Pd.I., M.M.
Dari pihak pemerintahan, hadir perwakilan Camat Amuntai Utara, yakni Bapak Wahyu Septiadi Putra, S.AK , MM selaku Kasi Pelayanan, Perekonomian dan Kesejahteraan Sosial Kecamatan Amuntai Utara. Selain itu, kegiatan ini juga disaksikan oleh para Kepala Desa di Kecamatan Amuntai Utara (Kades Murung Karangan, Teluk Daun, Sungai Turak Dalam, dan Panyaungan), seluruh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) wilayah Amuntai Utara dan Internasional, serta para mahasiswa peserta KKN.
Program KKN ini sendiri diselenggarakan sebagai penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, program KKN Internasional dan Program Khusus ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam menerapkan ilmu Al-Qur’an di tengah masyarakat luas. Kegiatan ini juga menjadi misi penting kampus untuk memperluas jaringan syiar Islam STIQ Rakha Amuntai, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di tingkat global.

Tercatat ada sebanyak 46 mahasiswa yang mengikuti program ini, dengan rincian 24 orang tergabung dalam KKN Internasional tujuan Malaysia, dan 22 orang mengikuti KKN Program Khusus (PK).
Sebelum diberangkatkan ke Malaysia, para peserta KKN Internasional diwajibkan melaksanakan pengabdian masyarakat tahap awal di beberapa titik wilayah lokal. Fokus pengabdian lokal tersebut tersebar di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).
Di wilayah HSU, para mahasiswa akan mengabdi di Daru Tahfizh Al-Qur’an Asy-Syifa Jumba, TPQ Al Muhibbin (Telaga Silaba), dan TPA Darussalam (Sungai Malang). Sementara untuk wilayah HST, pengabdian akan dipusatkan di Rumah Tahfizh Andang, Barabai.
Dengan adanya pelepasan ini, diharapkan seluruh mahasiswa KKN dapat menjaga nama baik almamater, memberikan kontribusi positif bagi tempat mengabdi mereka, serta membawa pulang ilmu dan pengalaman yang berharga untuk bekal masa depan.
