Menuju Lulusan Unggul dan Kompetitif, STIQ Amuntai Laksanakan Tes TOAFL dan TOEFL

AMUNTAI – Dalam rangka memperkuat kualitas akademik dan meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global, Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Amuntai melaksanakan Tes TOAFL (Test of Arabic as a Foreign Language) dan Tes TOEFL (Test of English as a Foreign Language) pada Ahad (25/01/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 232 mahasiswa/i STIQ Amuntai dari berbagai program studi. Pelaksanaan tes bahasa ini menjadi bagian dari langkah strategis kampus dalam memetakan sekaligus meningkatkan kompetensi bahasa asing mahasiswa, khususnya bahasa Arab dan bahasa Inggris, yang merupakan dua bahasa utama dalam pengembangan keilmuan, riset, dan jejaring akademik internasional.

Suasana pelaksanaan Tes TOAFL bagi mahasiswa STIQ Amuntai yang berlangsung di Audit STIQ Amuntai, Ahad (25/1/2026). (Foto:Humas)

Untuk Tes TOAFL, yang mengukur kemampuan bahasa Arab mahasiswa, tercatat sebanyak 135 peserta, terdiri dari 45 mahasiswa laki-laki dan 90 mahasiswa perempuan. Sementara itu, Tes TOEFL yang menguji kemampuan bahasa Inggris diikuti oleh 97 peserta, dengan rincian 25 peserta laki-laki dan 72 peserta perempuan.

Pelaksanaan Tes TOAFL dipusatkan di Audit STIQ Amuntai, sedangkan Tes TOEFL berlangsung di Aula Lantai 2 STIQ Amuntai. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan kondusif pada pukul 08.00 hingga 10.00 WITA, dengan pengawasan panitia dan tim Pusat Pengembangan Bahasa STIQ Amuntai.

Kegiatan ini secara resmi dibuka dengan sambutan Wakil Ketua I Bidang Akademik STIQ Amuntai, Mu’allim Dr. H. Muh. Haris Zubaidilah, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa penguasaan bahasa Arab dan bahasa Inggris merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa, tidak hanya untuk menunjang proses perkuliahan, tetapi juga sebagai bekal menghadapi dunia akademik lanjutan, penelitian, serta persaingan global.

Wakil Ketua I Bidang Akademik STIQ Amuntai, Mu’allim Dr. H. Muh. Haris Zubaidilah, M.Pd., saat memberikan sambutan pembukaan Tes TOAFL dan TOEFL Tahun 2026 (Foto:Humas)

“Kemampuan bahasa asing menjadi indikator penting kualitas lulusan perguruan tinggi. Melalui tes ini, kampus ingin memastikan mahasiswa memiliki kesiapan akademik yang memadai,” ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Pusat Pengembangan Bahasa STIQ Amuntai sekaligus Ketua Pelaksana, Mu’allim Zam Zam Rasyidi, M.Pd., menyampaikan tata tertib, teknis pelaksanaan, serta aturan tes kepada seluruh peserta. Penjelasan ini bertujuan agar tes dapat berlangsung secara objektif, adil, dan sesuai standar penilaian bahasa yang berlaku.

Kepala Pusat Pengembangan Bahasa STIQ Amuntai, Mu’allim Zam Zam Rasyidi, M.Pd., saat melakukan pengawasan pelaksanaan Tes TOAFL dan TOEFL (Foto:Humas)

Pelaksanaan Tes TOAFL dan TOEFL ini juga menjadi instrumen evaluasi institusional bagi STIQ Amuntai dalam mengembangkan program pembinaan bahasa, baik melalui perkuliahan, pelatihan tambahan, maupun program pendampingan bahasa bagi mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, STIQ Amuntai menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam kajian Al-Qur’an dan keislaman, tetapi juga responsif terhadap tuntutan kompetensi global, khususnya dalam penguasaan bahasa internasional.

Peserta Tes TOAFL dan TOEFL STIQ Amuntai menyimak arahan sebelum ujian dimulai (Foto:Humas)

 

Pengawas ujian membagikan soal dan lembar jawaban kepada peserta (Foto:Humas)

 

Peserta mengerjakan soal Tes TOAFL dan TOEFL dengan tertib dan fokus (Foto:Humas)

About the Author

Sandy Aulia Rahman