Sejarah Singkat

Pererat Ukhuwah dengan Ulama, Keluarga Besar STIQ Rakha Amuntai Bersilaturrahim ke Abah Guru Bakhit

BALANGAN — Keluarga Besar Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai melaksanakan kegiatan silaturrahim dengan Abah Guru Bakhit pada Ahad malam, (08/02/2026). Silaturrahim ini dilaksanakan setelah pengajian Malam Senin yang rutin diselenggarakan di Pondok Pesantren Nurul Muhibbin Balangan.

Keluarga Besar STIQ Rakha Amuntai mengikuti pengajian Malam Senin di Pondok Pesantren Nurul Muhibbin Balangan (Foto:Humas)

Silaturrahim tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan STIQ Rakha Amuntai, di antaranya Ketua STIQ Rakha Amuntai Mu’allim KH. Dr. Abd Hasib Salim, M.AP, Wakil Ketua I Mu’allim Dr. H. Muh Haris Zubaidillah, SQ., M.Pd, Wakil Ketua II Mu’allim H. Alfianor, Lc., M.Pd.I, Wakil Ketua III Mu’allim Dr. Husin, M.Pd, seluruh Ketua Program Studi PGMI, PBA, dan IAT, serta dosen dan karyawan STIQ Rakha Amuntai.

Kegiatan Silaturrahim ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan ukhuwah antara STIQ Rakha Amuntai dengan para ulama dan pesantren. Selain sebagai ajang memperkuat tali persaudaraan, kunjungan ini juga menjadi sarana memohon nasihat, doa, serta keberkahan dalam perjalanan pengembangan STIQ Rakha Amuntai sebagai lembaga pendidikan Al-Qur’an.

Jajaran pimpinan STIQ Rakha Amuntai bersama Abah Guru Bakhit dalam suasana silaturrahim yang penuh kekeluargaan di Pondok Pesantren Nurul Muhibbin (Foto:Humas)

Dalam suasana yang hangat dan penuh khidmat, rombongan STIQ Rakha Amuntai disambut langsung oleh Abah Guru Bakhit. Pertemuan tersebut berlangsung dalam nuansa kekeluargaan, diselingi dengan tausiyah dan nasihat yang sarat makna bagi seluruh keluarga besar STIQ yang hadir.

Melalui kegiatan Silaturrahim ini, Keluarga Besar STIQ Rakha Amuntai berharap hubungan baik dengan para ulama dan pesantren terus terjaga, serta menjadi sumber motivasi dan inspirasi dalam mencetak generasi Qur’ani yang berilmu, berakhlak, dan berkhidmat kepada umat.

Foto bersama Ketua STIQ Rakha Amuntai dengan Abah Guru Bakhit usai kegiatan silaturrahim (Foto:Humas)

 

Ketua STIQ Rakha Amuntai Mu’allim KH. Dr. Abd Hasib Salim, M.AP berpamitan dengan Abah Guru Bakhit dalam suasana penuh kekeluargaan usai kegiatan silaturrahim (Foto:Humas)

Rangkaian silaturrahim Keluarga Besar STIQ Rakha Amuntai telah dirangkum dalam bentuk video dan dipublikasikan melalui akun Instagram resmi STIQ Rakha Amuntai.

https://www.instagram.com/reel/DUhiiqrE4BY/?igsh=MWpvbW9hbjc3bnhrdQ==

Kupas Pendidikan Keluarga Perspektif Al-Qur’an dan Sunnah, STIQ Rakha Amuntai Gelar Seminar Internasional

AMUNTAI — Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai menyelenggarakan Seminar Internasional bertajuk “Pendidikan Keluarga dan Masyarakat Berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah” pada Sabtu (07/02/2026). Kegiatan ini berlangsung di Audit STIQ Rakha Amuntai mulai pukul 10.30 WITA hingga selesai dan diikuti oleh seluruh sivitas akademika STIQ Rakha Amuntai

Seminar internasional ini menghadirkan narasumber dari Yaman, Habib Dr. Thahir bin Husin Al-Atthos, yang menyampaikan materi secara langsung menggunakan Bahasa Arab. Kehadirannya memberikan nuansa keilmuan internasional sekaligus memperkaya wawasan keislaman peserta, khususnya dalam kajian pendidikan keluarga dan masyarakat berbasis Al-Qur’an dan Sunnah.

Acara ini dihadiri oleh Ketua STIQ Rakha Amuntai Mu’allim Dr. H. Abd Hasib Salim, M.AP, Wakil Ketua I Dr. H. Muh Haris Zubaidillah, SQ., M.Pd., Kepala Tata Usaha H. Abdiansyah, S.Pd.I., MM, Ulama Kabupaten Hulu Sungai Utara sekaligus dosen STIQ Rakha Amuntai Dr. KH. Ainor Ridha, Lc., M.Pd.I, seluruh dosen, Instruktur Tahfiz STIQ, serta seluruh mahasiswa dan mahasiswi STIQ Rakha Amuntai.

Habib Dr. Thahir bin Husin Al-Atthos saat menyampaikan materi Seminar Internasional menggunakan Bahasa Arab di hadapan sivitas akademika STIQ Rakha Amuntai (Foto/Humas)

Dalam pemaparannya, Habib Dr. Thahir bin Husin Al-Atthos menekankan bahwa pendidikan keluarga memiliki peran fundamental dalam membangun masyarakat yang Qur’ani. Beliau menyampaikan bahwa terdapat dua hal utama yang harus dibangun dalam pendidikan keluarga, yaitu cinta dan kepercayaan antara orang tua dan anak.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa pembangunan cinta dan kepercayaan tersebut dapat diwujudkan melalui beberapa cara, di antaranya dengan membangun komunikasi yang baik antara orang tua dan anak, yakni dengan mendengarkan anak ketika berbicara serta berusaha melakukan pendekatan dengan anak. Selain itu, orang tua juga perlu menciptakan suasana dan perasaan yang positif agar anak merasa bahagia, nyaman, dan senang bersama orang tuanya.

Antusiasme mahasiswa dan mahasiswi STIQ Rakha Amuntai mengikuti Seminar Internasional bertema Pendidikan Keluarga dan Masyarakat Berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah (Foto/Humas)

Melalui kegiatan seminar internasional ini, STIQ Rakha Amuntai berharap dapat memperkuat pemahaman sivitas akademika mengenai pentingnya pendidikan keluarga yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah, sekaligus memperluas wawasan keilmuan melalui interaksi langsung dengan ulama dan pelajar internasional.

Mahasiswa STIQ Rakha Amuntai mengajukan pertanyaan kepada narasumber dalam sesi tanya jawab (Foto/Humas)

 

Ketua STIQ Rakha Amuntai menyerahkan cinderamata kepada Habib Dr. Thahir bin Husin Al-Atthos sebagai bentuk apresiasi dalam Seminar Internasional di Audit STIQ Rakha Amuntai (Foto/Humas)

 

Foto bersama pimpinan STIQ Rakha Amuntai, narasumber, dosen, dan mahasiswa usai pelaksanaan Seminar Internasional Pendidikan Keluarga dan Masyarakat Berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah (Foto/Humas)

Cetak Generasi Qur’ani, STIQ Rakha Amuntai Salurkan Beasiswa Tahfiz kepada 31 Mahasiswa

AMUNTAI — Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai melaksanakan kegiatan Penyerahan Beasiswa Tahfiz Semester Genap Tahun Akademik 2025–2026 pada Kamis (05/02/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Audit STIQ Rakha Amuntai dan diikuti oleh seluruh mahasiswa dan mahasiswi STIQ Rakha Amuntai

Suasana penyerahan Beasiswa Tahfiz STIQ Rakha Amuntai Semester Genap Tahun Akademik 2025–2026 yang berlangsung di Audit STIQ Rakha Amuntai (Foto/Humas)

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua STIQ Rakha Amuntai, Mu’allim Dr. H. Abd Hasib Salim, M.AP, Wakil Ketua II H. Alfianor, Lc., M.Pd.I, Kepala Tata Usaha H. Abdiansyah, S.Pd.I., MM, Ketua Pusat Pengembangan Tahfiz dan Qiraat (PPTQ) Hj. Rafikah, SQ., M.Pd.I, serta Kepala Asrama Mahasiswi Ibu Maskanah, M.Pd.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 31 mahasiswa dan mahasiswi resmi menerima beasiswa tahfiz sebagai bentuk apresiasi institusi terhadap mahasiswa penghafal Al-Qur’an dengan capaian hafalan yang beragam, mulai dari 11 juz hingga 30 juz.

Ketua STIQ Rakha Amuntai dalam perayaannya menyampaikan bahwa beasiswa tahfiz merupakan komitmen kampus dalam mendukung dan memotivasi mahasiswa untuk terus menjaga, menambah, dan mengamalkan hafalan Al-Qur’an di tengah aktivitas akademik.

“Mahasiswa penghafal Al-Qur’an adalah aset berharga bagi kampus. Beasiswa ini bukan sekedar bantuan finansial, tetapi juga bentuk penghargaan atas kesungguhan dalam menjaga kalamullah,” ungkapnya.

Adapun 31 mahasiswa penerima Beasiswa Tahfiz Semester Genap TA 2025–2026 adalah sebagai berikut:

  1. Siti Aisyah (PBA Smt 7) – 30 Juz

  2. Aisyah (PBA Smt 3) – 30 Juz

  3. Muhammad Iqbal (IAT Smt 3) – 30 Juz

  4. Muhammad Ali Idris (PBA Smt 3) – 30 Juz

  5. Najwa Tuzzahra (IAT Smt 3) – 30 Juz

  6. Syifa Aulia (IAT Smt 1) – 30 Juz

  7. Muhammad Yusuf (PBA-PK Smt 1) – 30 Juz

  8. Alfiani Erlina Putri (IAT Smt 1) – 30 Juz

  9. Juwairiah (IAT Smt 1) – 30 Juz

  10. Junaidah (PBA Smt 7) – 26 Juz

  11. Muhammad Zainol Arif (PBA Smt 5) – 23 Juz

  12. Thaibah (IAT Smt 1) – 30 Juz

  13. Ihsanul Amin (IAT Smt 3) – 19 Juz

  14. Azizatul Muchlishah (IAT Smt 1) – 22 Juz

  15. Aisyah (IAT Smt 1) – 18 Juz

  16. Latifah Humaira (IAT Smt 1) – 17 Juz

  17. Siti Aisyah (PBA Smt 5) – 21 Juz

  18. Raudhatul Hasanah (PGMI Smt 5) – 28 Juz

  19. Nazwatunni’mah (PGMI Smt 5) – 22 Juz

  20. Nor Laila Hidawati (PGMI Smt 5) – 20 Juz

  21. Suci Rahmadaniati (IAT Smt 1) – 14 Juz

  22. Khadijah (PBA-PK Smt 3) – 12 Juz

  23. Nur Halim (IAT Smt 3) – 13 Juz

  24. Herlina (PGMI Smt 3) – 13 Juz

  25. Rabiatul Hamdiah (PBA-PK Smt 3) – 14 Juz

  26. Siti Aisyah (IAT Smt 3) – 13 Juz

  27. Nur Safitri (PGMI Smt 1) – 11 Juz

  28. Siti Marwiyah (IAT Smt 3) – 30 Juz

  29. Ainoor Rahmah (PGMI Smt 3) – 12 Juz

  30. Syarifatun Nazwa (PBA Smt 3) – 13 Juz

  31. Tengku Aisyah Muthmainnah (PBA Smt 3) – 12 Juz

Foto bersama pimpinan STIQ Rakha Amuntai dengan 31 mahasiswa penerima Beasiswa Tahfiz Semester Genap Tahun Akademik 2025–2026 (Foto/Humas)

Melalui program ini, STIQ Rakha Amuntai berharap dapat terus melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam hafalan, namun juga berprestasi secara akademik dan berakhlak mulia.

Audit Mutu Internal Jadi Langkah Strategis STIQ Rakha Amuntai Menuju Kampus Unggul

AMUNTAI — Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) sebagai bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat sistem penjaminan mutu akademik dan tata kelola pendidikan. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (29/01/2026), mulai pukul 16.00 WITA hingga selesai, bertempat di Kantor Wakil Ketua STIQ Amuntai.

Suasana pelaksanaan Audit Mutu Internal STIQ Rakha Amuntai di Kantor Wakil Ketua (Foto/Humas)

Audit ini dihadiri oleh Wakil Ketua II STIQ Rakha Amuntai, H. Alfianor, Lc., M.Pd.I, Ketua Balai Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (BPPM) STIQ Rakha Amuntai, H. Abdiansyah, S.Pd.I., MM, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Drs. H. Taufikurrahman, M.M.Pd, serta para pimpinan program studi, yakni Kaprodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) M. Ahim Sulthan Nuruddaroini, M.Pd, Kaprodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Haji Hamli, M.Pd.I, dan perwakilan Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT).

Sementara itu, tim auditor dalam kegiatan ini terdiri atas Dr. Muh. Haris Zubaidillah, SQ, M.Pd dan H. Ahmad Khalidi, S.Pd.I., MM, yang bertugas melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar mutu akademik dan tata kelola institusi.

Tim auditor melakukan proses evaluasi standar mutu akademik dan kelembagaan (Foto/Humas)

Audit Mencakup Prodi dan Standar Mutu Institusional Berbasis PPEPP

Audit Mutu Internal kali ini tidak hanya berfokus pada evaluasi tiga program studi (PBA, PGMI, dan IAT), tetapi juga mencakup penilaian terhadap standar mutu institusional dalam kerangka Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) berbasis Siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan).

Ruang lingkup AMI meliputi:

  • Standar Pendidikan (Siklus PPEPP)

  • Pengaturan dan Tata Kelola SPMI (Siklus PPEPP)

  • Standar Tata Pamong dan Pengelolaan (Siklus PPEPP)

  • Standar Luaran Pendidikan, khususnya Kompetensi Lulusan

Melalui audit ini, STIQ Rakha Amuntai berupaya memastikan bahwa seluruh kebijakan, pelaksanaan program akademik, serta tata kelola kelembagaan berjalan secara sistematis, terukur, dan berorientasi pada peningkatan mutu berkelanjutan.

Pimpinan dan ketua LPM mengikuti sesi evaluasi Audit Mutu Internal (Foto/Humas)

Komitmen terhadap Mutu dan Daya Saing Lulusan

Kegiatan AMI menjadi bagian dari strategi institusi dalam meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan pendidikan, memperkuat budaya mutu, serta memastikan bahwa lulusan STIQ Rakha Amuntai memiliki kompetensi unggul, baik dalam bidang keilmuan Al-Qur’an, pendidikan, maupun karakter keislaman.

Hasil dari audit ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi strategis untuk perbaikan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi STIQ Rakha Amuntai sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, kredibel, dan responsif terhadap tuntutan mutu nasional.

Foto bersama pimpinan, auditor, dan tim pelaksana Audit Mutu Internal STIQ Rakha Amuntai (Foto/Humas)

Menuju Lulusan Unggul dan Kompetitif, STIQ Amuntai Laksanakan Tes TOAFL dan TOEFL

AMUNTAI – Dalam rangka memperkuat kualitas akademik dan meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global, Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Amuntai melaksanakan Tes TOAFL (Test of Arabic as a Foreign Language) dan Tes TOEFL (Test of English as a Foreign Language) pada Ahad (25/01/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh 232 mahasiswa/i STIQ Amuntai dari berbagai program studi. Pelaksanaan tes bahasa ini menjadi bagian dari langkah strategis kampus dalam memetakan sekaligus meningkatkan kompetensi bahasa asing mahasiswa, khususnya bahasa Arab dan bahasa Inggris, yang merupakan dua bahasa utama dalam pengembangan keilmuan, riset, dan jejaring akademik internasional.

Suasana pelaksanaan Tes TOAFL bagi mahasiswa STIQ Amuntai yang berlangsung di Audit STIQ Amuntai, Ahad (25/1/2026). (Foto:Humas)

Untuk Tes TOAFL, yang mengukur kemampuan bahasa Arab mahasiswa, tercatat sebanyak 135 peserta, terdiri dari 45 mahasiswa laki-laki dan 90 mahasiswa perempuan. Sementara itu, Tes TOEFL yang menguji kemampuan bahasa Inggris diikuti oleh 97 peserta, dengan rincian 25 peserta laki-laki dan 72 peserta perempuan.

Pelaksanaan Tes TOAFL dipusatkan di Audit STIQ Amuntai, sedangkan Tes TOEFL berlangsung di Aula Lantai 2 STIQ Amuntai. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan kondusif pada pukul 08.00 hingga 10.00 WITA, dengan pengawasan panitia dan tim Pusat Pengembangan Bahasa STIQ Amuntai.

Kegiatan ini secara resmi dibuka dengan sambutan Wakil Ketua I Bidang Akademik STIQ Amuntai, Mu’allim Dr. H. Muh. Haris Zubaidilah, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa penguasaan bahasa Arab dan bahasa Inggris merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa, tidak hanya untuk menunjang proses perkuliahan, tetapi juga sebagai bekal menghadapi dunia akademik lanjutan, penelitian, serta persaingan global.

Wakil Ketua I Bidang Akademik STIQ Amuntai, Mu’allim Dr. H. Muh. Haris Zubaidilah, M.Pd., saat memberikan sambutan pembukaan Tes TOAFL dan TOEFL Tahun 2026 (Foto:Humas)

“Kemampuan bahasa asing menjadi indikator penting kualitas lulusan perguruan tinggi. Melalui tes ini, kampus ingin memastikan mahasiswa memiliki kesiapan akademik yang memadai,” ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Pusat Pengembangan Bahasa STIQ Amuntai sekaligus Ketua Pelaksana, Mu’allim Zam Zam Rasyidi, M.Pd., menyampaikan tata tertib, teknis pelaksanaan, serta aturan tes kepada seluruh peserta. Penjelasan ini bertujuan agar tes dapat berlangsung secara objektif, adil, dan sesuai standar penilaian bahasa yang berlaku.

Kepala Pusat Pengembangan Bahasa STIQ Amuntai, Mu’allim Zam Zam Rasyidi, M.Pd., saat melakukan pengawasan pelaksanaan Tes TOAFL dan TOEFL (Foto:Humas)

Pelaksanaan Tes TOAFL dan TOEFL ini juga menjadi instrumen evaluasi institusional bagi STIQ Amuntai dalam mengembangkan program pembinaan bahasa, baik melalui perkuliahan, pelatihan tambahan, maupun program pendampingan bahasa bagi mahasiswa.

Melalui kegiatan ini, STIQ Amuntai menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul dalam kajian Al-Qur’an dan keislaman, tetapi juga responsif terhadap tuntutan kompetensi global, khususnya dalam penguasaan bahasa internasional.

Peserta Tes TOAFL dan TOEFL STIQ Amuntai menyimak arahan sebelum ujian dimulai (Foto:Humas)

 

Pengawas ujian membagikan soal dan lembar jawaban kepada peserta (Foto:Humas)

 

Peserta mengerjakan soal Tes TOAFL dan TOEFL dengan tertib dan fokus (Foto:Humas)

Visitasi Akreditasi Prodi PBA STIQ Amuntai: Asesor Dorong Penguatan Mutu Berkelanjutan dan Pengusulan Magister PBA

Amuntai – Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Sekolah Tinggi Ilmu al-Qur’an (STIQ) Amuntai menerima kunjungan dua asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK) dalam rangka asesmen lapangan akreditasi pada Selasa–Rabu, 27–28 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penilaian kualitas dan kesiapan Prodi PBA dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi yang bermutu.

                                                                            Civitas akademika STIQ Amuntai dan Asesor Lamdik

Dua asesor yang ditugaskan adalah Dr. Ahmad Royani, M.Hum dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Dr. Anin Nurhidayati, M.Pd.I dari UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung. Keduanya hadir secara langsung di kampus STIQ Amuntai untuk melakukan klarifikasi, konfirmasi data, serta menilai secara komprehensif capaian Prodi PBA berdasarkan borang akreditasi yang telah diajukan.

                                                                     Asesor memvalidasi dan komfirmasi data borang dengan dosen tetap PBA

Ketua STIQ Amuntai Dr. H. Abd. Hasib Salim, M.AP, para pimpinan, dosen, serta tim akreditasi menyambut hangat kehadiran para asesor. Dalam sambutannya, Ketua STIQ Amuntai menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan masukan konstruktif dari para asesor yang diharapkan menjadi bekal penting dalam peningkatan mutu berkelanjutan, khususnya di Prodi PBA.

Selama dua hari pelaksanaan, asesmen berlangsung intensif. Para asesor memberikan berbagai catatan penting serta dorongan agar Prodi PBA STIQ Amuntai terus berbenah dan menatap akreditasi internasional di masa depan. “Mutu prodi bukan hanya tentang kelengkapan dokumen, tetapi juga komitmen kolektif sivitas akademika untuk terus berkembang,” ungkap Dr. Ahmad Royani.

Senada dengan itu, Dr. Anin Nurhidayati, M.Pd.I menekankan pentingnya inovasi dalam pembelajaran Bahasa Arab yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan teknologi. Ia juga mengapresiasi sinergi antara pimpinan, dosen, dan mahasiswa yang tampak dalam proses asesmen ini. Di lain kesempatan beliau juga menekankan pentingnya digitalisasi untuk seluruh berkas akreditasi dalam website kampus dan mendorong STIQ Amuntai mengajukan program magister PBA di STIQ Amuntai ke depannya.

Dalam visitasi ini juga asesor mengamati microteaching perkuliahan dalam hal ini diperagakan oleh dosen tetap PBA yakni H. Hasan, MA.Hum. Materi yang dibawakan adalah Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Video Animasi Interaktif yang dikolaborasikan dengan aplikasi Quiziz.

Kegiatan visitasi diakhiri dengan sesi penutupan yang diisi refleksi, masukan, dan semangat perbaikan. STIQ Amuntai berharap hasil akreditasi kali ini menjadi langkah strategis dalam penguatan mutu kelembagaan, serta membuka peluang yang lebih luas untuk menjalin kerja sama akademik baik di tingkat nasional maupun internasional.

Ada hal yang menarik di sesi penutupan asesor Dr. Ahmad Royani, M.Hum menyampaikan pantun yang berbunyi makan roti jangan berlari – kalaulah jatuh kita yang rugi – menata prodi dengn kolaborasi – sambut prodi unggul sebentar lagi. Langsung disambut tepuk tangan meriah audiens yang hadir di sesi penutupan. Semoga dengan adanya pantun dari asesor ini isyarat prodi PBA STIQ Amuntai mendapatkan predikat Unggul nantinya.

STIQ Amuntai Gelar Serah Terima Beasiswa Prestasi Tahfiz dari PT. Adaro Indonesia

     Amuntai, Hulu Sungai Utara – Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Amuntai menggelar acara serah terima Beasiswa Prestasi Tahfiz dari PT. Adaro Indonesia pada Kamis, 24 April 2025 bertempat di Gedung H. Isar Hulu Sungai Utara (HSU). Acara ini berlangsung dari pukul 08.00 WITA hingga selesai dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting serta puluhan mahasiswa penerima beasiswa.

     Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua STIQ Amuntai, Mu’allim Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP., Wakil Ketua III Dr. Husin, M.Pd., serta Ketua Prodi PGMI Mu’allim Haji Hamli, M.Pd. Dari pihak PT. Adaro Indonesia, hadir perwakilan dari tim CSR yaitu Bapak Herman Baihaqi dan Ibu Octavia Hesi Pertiwi. Adapun jumlah penerima beasiswa sebanyak 39 orang mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah, yakni Hulu Sungai Utara (10 orang), Balangan (7 orang), Tabalong (10 orang), Barito Selatan (7 orang), dan Barito Timur (5 orang).

     Pemberian beasiswa ini merupakan bentuk apresiasi dan dukungan terhadap para mahasiswa penghafal Al-Qur’an berprestasi. Selain itu, acara ini juga merupakan penutup dari rangkaian kegiatan pelatihan Basic Videografi & Editing Video Edukasi dan Dakwah yang telah dilaksanakan sejak Minggu, 20 April 2025 di Perpustakaan STIQ Amuntai. Pelatihan tersebut dibimbing oleh dua narasumber alumni STIQ, yaitu Ustadz Wahyudi, S.Pd. dan Ustadzah Mulyana, S.Pd.

     Selama lima hari, para peserta menerima materi mulai dari dasar-dasar videografi, penulisan skrip edukasi dan dakwah, praktik pengambilan gambar, hingga pengeditan video menggunakan aplikasi Capcut. Usai acara serah terima beasiswa, kegiatan dilanjutkan dengan sesi coffee break, lalu peserta kembali menyelesaikan pengeditan video masing-masing kelompok dan mempresentasikan hasilnya setelah salat ashar.

     Acara ini menjadi momentum penting bagi STIQ Amuntai dalam membina dan mendorong semangat mahasiswa untuk terus berprestasi, tidak hanya dalam bidang akademik dan tahfiz, tetapi juga dalam keterampilan kreatif dan dakwah digital.

 

Menjemput Masa Depan di Kampus Qur’ani: Sosialisasi dan Pengenalan Perguruan Tinggi: MA Nipi Rakha ke STIQ Rakha Amuntai

Amuntai, 09 April 2025 — Rabu siang itu, semangat muda terpancar jelas dari wajah-wajah santriwati Madrasah Aliyah (MA) Nipi Rakha. Bertempat di Auditorium Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Rakha Amuntai, mereka mengikuti kegiatan sosialisasi kampus yang dikemas hangat dan inspiratif. Dimulai pukul 11.00 WITA, acara ini menjadi momentum berharga bagi para santriwati untuk mengenal lebih dekat dunia pendidikan tinggi, khususnya di lingkungan kampus Qur’ani STIQ Rakha.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengenalan perguruan tinggi yang bertujuan membekali para santriwati dengan wawasan dan motivasi untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Tak hanya sekadar mengenal kampus, mereka juga disuguhkan pemahaman akan pentingnya menjadi muslimah berilmu yang mampu berkontribusi untuk umat dan bangsa.

Acara ini dibuka oleh Dr. H. Muh Haris Zubaidilah, SQ., M.Pd. selaku Wakil Ketua I Bidang Akademik STIQ Rakha Amuntai dan dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Dr. Husin, M.Pd., Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIQ Rakha. Dalam pemaparannya, beliau menekankan bahwa pendidikan tinggi adalah jembatan menuju masa depan gemilang, terutama bagi generasi muda muslimah yang ingin mengabdikan ilmu dalam bingkai nilai-nilai keislaman.

Tak kalah menggugah, H. Abdiansyah, S.Pd.I., MM., Ketua Badan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (BPPM), menyampaikan peran strategis STIQ dalam mencetak sarjana Qur’ani—lulusan yang tak hanya cerdas secara intelektual, tapi juga kokoh secara spiritual dan sosial.

Para ketua program studi pun hadir menyemarakkan acara dengan pemaparan menarik seputar masing-masing jurusan. Di antaranya M. Ahim Sulthan Nurudaroini, M.Pd. (PBA), Haji Hamli, M.Pd. (PGMI), dan Dony Ahmad Ramadhani, M.Pd.I., MM. (IAT). Mereka menyampaikan berbagai peluang karier, program unggulan, hingga lingkungan belajar yang mendukung pengembangan akademik dan karakter islami.

Hadir pula tokoh-tokoh akademik lainnya, seperti H. Mahmudin, Lc., M.H., dan M. Syihabuddin, M.Pd., yang menambahkan semangat dengan motivasi dan pandangan mendalam tentang pentingnya menuntut ilmu di perguruan tinggi berbasis keislaman.

Kegiatan ini disambut hangat oleh para dewan guru MA Nipi Rakha yang turut mendampingi. Mereka mengapresiasi inisiatif STIQ Rakha dalam membuka ruang inspirasi bagi para santriwati untuk mulai merancang masa depan mereka sejak dini.

Dengan penuh antusias, para santriwati mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Harapannya, kunjungan ini tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi titik awal perjalanan panjang menuju impian—menjadi generasi Qur’ani yang siap membawa perubahan.